CURSE OF LOVE

CURSE OF LOVE

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
CURSE MERUPAKAN SEBUAH KATA BAHASA INGGRIS YANG BERARTI KUTUKAN,ALONZO TAK SENGAJA BERTEMU GADIS YANG AMAT CEREWET HANYA KARENA SEBUAH INSIDEN YANG MEMBUAT ALONZO DAN GADIS TERSEBUT MEMILIKI HUBUNGAN DEKAT. "Siapa yang lempar Bola basket kearah gua?! Siapa hah?!! Mana sini biar gua senggol bacok tuh orang!!"Kesal Gadis tersebut. "Gua! Gua yang lempar bola basket kearah Lo,kenapa?! Mau marah?! Waktu dan tempat dipersilahkan"Ucap Alonzo santai. "Oh elo yang lempar?! Untung aja gua gak pingsan,mau Lo gotong gua ke UKS?! Gua sih ogah ya digotong sama Lo"ucap Gadis tersebut kesal. "Dasar cewek gila, cerewet Lo mirip peluit tukang parkir"ucap Alonzo. "Siapa sih nama Lo?!dasar cowok ngeselin,bukan nya minta maaf malah ngeledekin gua balik,awas aja ya lo,gua sumpah serapahi biar Lo gak dapat pacar seumur hidup!!"teriak gadis tersebut. "Dan Lo yang bakalan jadi teman hidup gua seumur hidup!"balas Alonzo tak kalah kencang membuat perhatian kini mengarah kepadanya. JEDUARRR!!! Suara Guntur yang menghiasi langit kini menggema ditelinga Alonzo dan gadis tersebut membuat kedua nya termenung ditempat. AKAN KAH SEBUAH SUMPAH SERAPAH YANG DIKATAKAN SEBUAH KUTUKAN MENJADI NYATA?ATAU SEBALIKNYA ITU HANYA ILUSI BELAKANG BAGI KEDUA NYA? Highest rank: #418 In fiksiumum (17 AGUSTUS 2020) YUK BACA!! Don't forget Votmen!!
All Rights Reserved
#166
mostwanted
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines