Set-Off

Set-Off

  • WpView
    Reads 457,499
  • WpVote
    Votes 4,016
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 11, 2024
"To the point saja." Haru menutup buku menunya, menatap Adira intens. "Aku setuju dengan perjodohan ini, tapi aku tidak bisa janji dengan satu hal, yaitu cinta." "Kebetulan." Adira juga menutup buku menunya. "Saya juga nggak butuh itu." --- Adira adalah perempuan yang sukses dalam karir dan pendidikannya. Anaknya dikenal tidak neko-neko dan tidak banyak gaya, tahu-tahu sukses aja. Tipe anak yang menjadi standar, yang membuat anak-anak tetangga merasa resah lagi tertekan. Haru adalah laki-laki tampan dari keluarga yang mapan. Tidak seperti laki-laki tampan pada umumnya yang menjelma menjadi buaya di luar rumah, Haru tidak banyak gaya dan lebih memilih menghabiskan waktu luangnya dengan bermain game. Di sinilah masalahnya. Kedua orang itu tidak ada ketertarikan pada hubungan asmara. Maraknya pelangi-pelangi tanpa hujan membuat kedua orang tua anak itu gelisah. Karena itu sampailah mereka pada sebuah kesepakatan. Yaitu perjodohan. ---
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • Finally, I Found You
  • Suck It and See (Complete)
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Mengikat Hati [✓]
  • Dear Boss's Daughter
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Ruang ; Kursi dan jendela

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines