Terimakasih Putra

Terimakasih Putra

  • WpView
    Membaca 36
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 18, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Putra, seorang lelaki yang telah membuatku sadar akan hidup ini. Dia mencintaiku dengan tulus, dan berjanji akan menikahiku nanti. Tapi takdir berkata lain, 1 Minggu sebelum pernikahan kita aku kecelakaan. Tabrak lari dengan mobil. Nyawaku terontang-anting, dan aku tidak tau kalok aku hidup atau mati. Kata dokter aku kekurangan darah dan 1 ginjal. Lalu nyawaku kembali dan aku sadar kembali, aku menangis bahagia karena aku telah kembali hidup dan aku ingin menyampaikan sebuah kata terimakasih kepada orang yang rela mendonorkan ginjal dan darahku. Tetapi kata dokter orang itu sudah tidak ada, nyawanya telah diambil oleh tuhan karena dia telah rela mendonorkan ginjal dan darahnya yang cukup banyak buatku. Saat kutanya-tanya ternyata yang mendonorkan adalah Putra.. Kekasih impianku..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#351
putra
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Call It What You Want (END)
  • Not A Perfect Husband ✔
  • ATTHARA : My Personal Doctor! [SUDAH TERBIT]
  • Kau Akan Temukanku Digaris terdepan
  • (Bukan) Keluarga
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Angel To Raya (END)
  • Titipan Jantung Untuk Gladis
  • 10. Saktah

Menjalani pernikahan yang menurut Zayra terlampau biasa-biasa saja membuatnya merasa jenuh. Apalagi dihadapkan dengan suami yang setiap kali berbicara selalu memancing emosinya. Tak pernah melakukan kekerasan, laki-laki itu hanya menjengkelkan bagi Zayra. Semua hal yang menjengkelkan itu selalu kalah setiap kali Zayra memandang sosok Arya dengan dalam. Dibalik tingkah menjengkelkannya, tetap laki-laki itu adalah pilihannya sedari awal. Ia pikir Arya yang dipilihnya menjadi pasangan sehidup semati tidaklah buruk. Namun hampir satu tahun pernikahan, dirinya hanya mendapatkan sebuah kebingungan. Zayra tentu tidak tahu bagaimana perasaan Arya yang mengemban peran sebagai suami. Tapi Zayra bukan tidak mengerti bahwa semestinya dari awal ia tak memilih Arya untuk berada di sisinya. Karena Zayra tahu laki-laki itu masih menyimpan rapi dan apik kenangan bersama mantan calon istrinya. Menjelang perayaan satu tahun pernikahan nanti haruskah ia memilih untuk mengakhiri semuanya dengan Arya, laki-laki pertama yang mengisi hati serta harinya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan