Richelle {REVISI}

Richelle {REVISI}

  • WpView
    LECTURES 2,536
  • WpVote
    Votes 179
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., août 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Richelle Fernanda Lorraine, dia gadis cantik sempurna, kulit putih mulus, hidung mancung, serta bibir tipis yang menggoda. Namun, siapa sangka dalam dirinya sudah dikuasai amarah dan rasa dendam semata. Dendam terhadap seseorang yang sangat dibenci sekaligus dicintainya. Apakah dia memilih rasa benci ataukah memilih untuk mencintai dia? Bagaimana kisahnya, dan siapakah yang dia benci dalam hidupnya?. JANGAN LUPA FOLOW SEBELUM MEMBACA YA,HAPPY READING ❤
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 180° [END]
  • DIA LAUT
  • Kisahku bersamanya
  • Three Targeted Girls!!
  • VILODEN
  • BANGSAT-SQUAD✔(END)
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Mencintai dalam diam
  • Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT)

🌼 Follow akunku sebelum membaca! 🌼 Dilarang plagiat karena ide itu MAHAL! 🌼 Status cerita sudah end, jadi bisa marathon sampai akhir. 🌼 Jangan lupa vote dan komen saat membaca, agar Author tahu kalian benar-benar ada dan nyata. Blurb : Apa jadinya jika gadis cantik dengan predikat kaya raya, arogan, penuh kekuasaan dan kerap menindas orang lain mendadak berubah dan justru berbalik 180°? Bagaimana dengan lelaki jenius dengan penampilan cupu, bertubuh gemuk, kacamata yang bertengger di hidung dengan tambahan tompel besar di dahinya mendadak berubah 180° menjadi lelaki tampan dengan karisma yang kuat? "Jodohin Aga sama dia, Pa." -------------- "Sahara nggak mau di jodohin, Pa." -------------- "Ya, lo harus mikirin dari sekarang, lah. Pokoknya, nikah sama gue harus bisa kasih gue dua pasang anak kembar! Kalau enggak, gue poligami. Mau?" -------------- "Jadi milik gue, setelah itu menderitalah selamanya dan jangan berharap untuk bahagia!" -------------- "Lepasin, aku! Biarkan aku menerima karma tanpa harus kamu yang bertubi-tubi menghujani luka."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu