TAKDIR
  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2020
Farhan Abqary Zhafran Lelaki tampan yang dingin, sedingin es di Kutub Utara yang banyak misteri dan tak pula banyak memiliki teman karena sifat dinginnya. Humaira Syakila Najma Perempuan sholihah yang memiliki wajah cantik ini banyak memiliki teman karena sifat keramah tamahannya dan memiliki akhlaqul kharimah. Pertemuan antara Farhan Abqary Zhafran dan Humaira Syakila Najma yang kerap kali tak disengaja membawa mereka ke sebuah perasaan yang belum pernah mereka rasakan. Akankah mereka mengakui perasaan masing-masing? Ataukah memilih untuk mengubur dalam-dalam perasaan yang sempat hadir di hati mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hitam Putih Abu-Abu [completed]
  • MY ICE GIRL (End)✓
  • Cinta Suci Zahra✓
  • He's My Frenemy [SKYNANI]
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • ALTARSYA
  • Transmigrasi bad girl
  • KEPERGIAN SENJA
  • Menghapus Jejak Luka [EDISI REVISI]

Sejak pertemuan pertama mereka, Farhan sudah memberitahu agar Khanza lebih baik tidak mengingatnya. Tapi sosok Farhan yang misterius di mata Khanza tidak bisa menghentikan gadis itu untuk tertarik padanya, pada kepribadiannya, atau pada masa lalunya. Tatapan dingin itu menyimpan sesuatu yang mengerikan. Satu persatu kenyataan tentang masa lalu Farhan pun terungkap. "Tetaplah seperti ini Za. Aku ingin kamu terus ada di sisiku." Permintaan yang terdengar egois memang, namun Khanza bisa merasakan ketulusan dari suaranya. Ragu-ragu Khanza tetap membiarkan Farhan seperti ini. Perasaan aneh itu muncul lagi. Ia mencoba meraba detak jantungnya. Perasaan macam apa ini? Khanza mulai merasa ini tidak wajar. Yang ia tahu saat ini, hanya betapa Khanza semakin ingin menjaga Farhan dan menghapus segala kesedihan dari mata itu. ©buku ini telah terbit oleh Pena House Cetakan pertama Desember 2015

More details
WpActionLinkContent Guidelines