KAMANDAKA
  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 15, 2021
Teruntuk seorang Kamandaka yang aku nantikan, sebuah rasa yang aku luapkan dalam sebuah kata. Bagiku kali ini, menantimu cukup menyakitkan dan membuatku terlalu kebal akan rasa yang tersiksa hingga ku lupa hujaman yang menusuk diantara bilik sebuah aliran darah.. . . . . . Teruntuk Kamandaka dari seorang perasa
All Rights Reserved
#11
kutipan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • DikaRanggi
  • LELAH
  • Semu [Completed]
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • You are in my past and my future [END]
  • RASA
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Relung Hati
  • Menata Hati dari Cinta

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines