Living In A Dead Soul

Living In A Dead Soul

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ka... Kam... Kamu pernah merasakan menjadi benalu bagi keluarga? mencoba melakukan terbaik tapi tidak pernah di pandang sedikit pun? menjadi anak tapi tak pernah dianggap? atau mencintai seseorang tapi dia justru membencimu? Tenang kamu gk sendiri! Aku dilahirkan untuk di benci dan membenci. Tak tau aku harus bersyukur atau tidak, lahir dan tumbuh ditengah keluarga ini. Tak bisa menyalahkan sang pencipta untuk takdir, rasa ini menjadi campur aduk. Hidup serasa tak berguna, mati begitu pun. Mencoba mengunci kamar, ku ambil selimut untuk menutupi tubuh hingga wajah, agar sakit yang aku rasakan dapat ku lupakan. Pada akhirnya aku hanya membiarkan air bening itu menetes dari kelopak mata ini. [ Bacalah dan rasakan! ]
All Rights Reserved
#35
heartless
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Merindukan senja
  • INNER
  • Jejak Dendam Menuju Cahaya
  • Hanya Singgah
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Memorable
  • Sera's Transmigration: Perfect Mother

Kalian tau kenapa cerita ini di beri judul "Merindukan senja" ? karena gue paling suka senja. Hanya senja di sore hari yang bisa bikin gue bahagia, melihatnya saja sudah membuat gue tersenyum. Entahlah gue hidup di dunia ini penuh dengan penderitaan, rasanya tuhan sangatlah tidak adil dalam kehidupan gue ni. kenapa gue terlahir sebagai anak broken home? Papah gue jahat, ibu gue meninggal sejak gue kecil, Ayah yang seharusnya memberikan kasih sayang justru malah ngasih tamparan, pukulan, dan hukuman keras lain nya yang gue terima. Dan kenapa gue jadi broken anggel? pacar gue ninggalin gue di saat kondisi gue lagi bener-bener kacau. Dia jahat dia malah lebih memilih menikahi mantannya di banding gue. "Mah, Sheila mau nyusul mamah aja." Memang senja yang selalu bikin gue nyaman, orang lain hanya mampu ngasih gue luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines