Tuan & Nona

Tuan & Nona

  • WpView
    Membaca 619
  • WpVote
    Vote 46
  • WpPart
    Bab 24
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 13, 2020
Puisi patah hati dari dua sisi Bagaimana Tuan mengungkapkan rasanya Dan bagaimana Nona ingin Tuan bahagia "Aku telah berusaha meyakinkanmu, meski itu sulit." "Aku telah berusaha melepaskanmu, meski itu sakit" Nona, Aku ingin jadi bayanganmu, Kemanapun langkahmu pergi, Aku akan selalu ada di sana .... Tuan, Jangan jadi bayanganku, Karena tahukah kau Tuan, Kemanapun kaki melangkah, Bayangan hanya akan terinjak.... Recommend banget nih, puisinya sedih banget... Tapi jangan baper ya ... Apalagi sampe nangis 😝
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#196
puisiromantis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • KONSEKUENSI HATI
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • CERPEN (END)
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Sekali Lagi (End)
  • Segala Tentangmu ❝

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan