R E Z A

R E Z A

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2020
~senjaku adalah ketika hatiku hanya sementara padamu~ *** "Kakak! Amel suka sama Kak Reza!" "Cewek gila!" "Amel gak gila Kak! Amel beneran sayang sama Kak Reza," "Udah sana,gangguin gue aja!" "Amel gak bakal nyerah! Amel bakal buktiin kalau Amel beneran cinta sama Kak Reza!" Mengincar Reza dengan cara yang biasa perempuan lain sebut "MURAHAN." Reza, lelaki itu sendiri jijik dengan cara Amel yang begitu memalukan. Terkadang Reza selalu menghindar dan bersembunyi, tapi selalu saja Amel bisa menemukannya. Bisakah Amel mendapatkan hati seorang Reza? Bisakah Reza membalas perasaannya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • Ivory Heart
  • HANCUR💔<END|
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Ketika Kelinci Jatuh Cinta
  • Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]
  • Because I'm Stupid (End)
  • AILAH(END)✅
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines