MISYA
  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2020
"Misya.."Misya berbalik lagi mimik mukanya lebih keruh dari sebelumnya, tanda dia benar-benar kesal dengan adik kelasnya. "Lo bisa ga sih panggil gue pake ka??gue tuh lebih tua dari lo" ucap Misya membentak dari kejauhan. "Gue Didit, kenapa gue manggil ga pake "ka"?, takut kebiasan pas pacaran nanti bukan dikira pacaran malah di kira adik kaka. "Ucap Didit Misya melotot mendengar penuturan Didit, yang terbilang blak-blakan di depannya. "Dih gila"Ucapnya dan pergi lagi melanjutkan perjalanannya ke kantin, cukup sudah menanggapi orang gila seperti cowo tadi pikirnya. Sekarang banyak pertanyaan di benak Misya, siapa orang tadi?? Kenapa tau namanya.
All Rights Reserved
#8
didit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sold Out!!
  • AILAH(END)✅
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • BEBY MOCIL... ( END )
  • More Than Senior
  • MEISYA
  • Adik Kelas [Completed]
  • Tingkat Tiga

[SUDAH PERNAH DIBUKUKAN, CERITA MASIH BISA DIBACA DENGAN SISA PART YANG ADA] Ada di sini yang orang Jawa? Pernah mendengar mitos yang bunyinya 'Anak perawan jangan kebanyakan makan sayap ayam! Ntar bisa ditolak para perjaka dan jauh dari jodoh' Basagita Danastri, wanita 26 tahun yang gemar makan sayap ayam sejak kecil berusaha keluar dari jeratan mitos yang membuatnya semakin khawatir. Mengingat di umurnya yang hampir menginjak 27 tahun itu, belum juga ada tanda-tanda mendapat pendamping hidup. Sampai suatu hari, Gita teringat ucapan konyolnya pada jaman SMA. ......."Kurang-kurangin tuh makan sayap ayam! Gak dapet perjaka rasain ntar!" Ujar Uli sahabat Gita. "Percaya aja kamu sama mitos" Jawab Gita cuek, Uli hanya mendengus. "Terserah kamu deh, aku cuma wanti-wanti aja nih!" "Bodo amat! gak dapet perjaka tapi dapet duda gak masalah, yang penting duda kaya." Jawab Gita ngawur sambil tertawa........ Mungkinkah kata-kata ngawur Gita menjadi sebagian do'anya yang diamini malaikat? Lalu berhasilkah Gita melewati kepanikannya tentang mitos itu? Kira-kira bisa dapat jodoh perjaka apa malah justru harus berurusan dengan duda?

More details
WpActionLinkContent Guidelines