Marionette Shop [ONESHOOT HORROR]

Marionette Shop [ONESHOOT HORROR]

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 9, 2020
Series "Malam Telah Tiba" - ONESHOOT Tatapan itu tidak kosong. Dia melihatmu. Dia menatapmu. Dan dia memperhatikanmu. Hanya saja kau tidak menyadarinya. Dia bergerak jika kau gerakan. Dia diam jika dirinya hanya kau letakan. Dia lelah... bosan... Fisik diukir sempurna tapi tidak dapat bebas. Dia ingin keluar dari tubuh kayu dingin ini. Jika ada yang mau menggantikan jiwanya. Dia pasti bahagia. Marionette punya jiwa, percayakah kau?
All Rights Reserved
#3
horrorshortstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Just "Others" ᥫ᭡ End ᥫ᭡
  • Menjaga Monster
  • FLATTERY
  • Stand By Me
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Short Horror Stories
  • Red Crystal Blood
  • Mini CreepyPasta
  • Annalise and The Underworld [Ending]
  • NocturnighT

"Kau ditinggalkan, Sharon... kelahiranmu dan kedatangan mu ke dunia ini adalah mala petaka bagi keluarga mu sendiri... kehadiran yang tidak pernah diharapkan oleh sesiapapun, bukankah terasa menyakitkan, Sharon? Kami dapat merasakan apa yang kamu rasakan... datanglah kepada kami dan berikan jiwa mu itu kepada kami, Sharon..." >---------------***---------------< Kisah ini bercerita tentang Sharon, gadis kecil berumur 10 tahun yang mengalami mimpi buruk yang terus-menerus menimpa dirinya. Hal itu membuat ia sering terbangun tengah malam, begitu juga teman lainnya yang terbangun akibat teriakannya sehingga memunculkan kebencian yang tertuju padanya. Suatu hari, Sharon, Moren dan Raven memutuskan untuk melihat-lihat gudang dan mereka menemukan sekotak mainan yang berisikan tiga buah boneka dan salah satu darinya boneka itu terasa tak asing bagi Sharon. Namun, ia tidak memperdulikannya dan menganggap jika boneka ini akan menenangkan tidurnya. Namun, harapannya itu justru malah membawa petaka dan memperburuk kondisi dirinya bahkan panti asuhan Havenstead juga merasakan dampaknya. Bagaimana kisah lanjutannya? Lalu apa yang "mereka" inginkan dari Sharon?

More details
WpActionLinkContent Guidelines