Story cover for Exchange by Peachyxeblues
Exchange
  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 09, 2020
Kisah dua insan saling bertolak belaka. Masing-masing dihadapkan pada kenyataan dan mimpi yang mereka anggap mustahil. 



"Ini cuma mimpi kan?"

"Itu nyata, Era!"





Fermata Sundari, gadis riang dan optimis. Tingkahnya selalu membuat setiap orang tersenyum. Suatu ketika dia dipertemukan dengan Jaka Pandu Wardani, anak pindahan dari kotabumi, Lampung Utara. 

Tanggung jawab yang mereka emban, mengharuskan mereka untuk sering bertemu. Ditambah lagi dengan adanya beberapa perjanjian yang telah mereka sepakati. Jaka dan Era semakin sering bertemu dan berinteraksi, sehingga Jaka yang seperti es berjalan pun mulai mencair terkena hangatnya Era. 

Akan tetapi secara tiba-tiba Jaka kembali ke sifat asalnya. Era berusaha mencari tau, mengapa Jaka berubah kembali, apakah ada yang salah? 

Ini... Tentang mereka... 

Era yang mendapat pesan dari bayang-bayang singkat setiap harinya dan Jaka yang mendekat dalam diam. 



Sebenarnya apa yang terjadi? 

Ps: Gambar yang ada dalam cerita ini berasal dari Pinterest dan sumber lainnya. 

Hanya fiksi belaka ya teman-teman!
All Rights Reserved
Sign up to add Exchange to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
DERSIK  by Lllghali127
9 parts Complete
"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰
You may also like
Slide 1 of 8
Middlemost | ENHYPEN ✔ cover
Commitment At That cover
(TERBIT CETAK) Rasi Bintang di Titik Kulminasi  cover
Unforgettable (𝐄𝐍𝐃) cover
The Hidden ✔️ cover
Nostagia dalam perjalanan  cover
He's the Villain cover
DERSIK  cover

Middlemost | ENHYPEN ✔

31 parts Complete

[R13+] Cerita ini bukan tentang dunia per-love-an anak remaja. Bukan juga kisah yang banyak konflik dan teori sana-sini sampai bikin pusing tujuh keliling. Sebagian besar isinya mengandung kekonyolan serta kesolidan 7 kurcaci ini. "Di foto ini gue keliatan kayak bapak tua." "Tapi sekarang lo emang keliatan kayak bapak tua, Jay." "NGOMONG APA BARUSAN??" "Ribut terooosss, sampe T-rex hidup lagi ribut terooosss!" "Kalian kalo mau berantem, berantem aja sana! Asal jangan deket-deket gue, takut ketularan gilanya." "Lah, bukannya tanpa perlu diajak pun lo juga udah gila??" Jika kamu memutuskan untuk membuka dan membaca satu bab awal, itu artinya, kamu sudah kenalan sama anak-anak bebek yang udah gak kecil lagi. Gak ada yang sepenuhnya waras apalagi kalem di sini. Karena prinsipnya, kalau yang satu melempar umpan, maka yang lain akan ikut-ikutan juga. Copyright© by Miralenn 2021