D A W N
  • WpView
    Reads 2,803
  • WpVote
    Votes 626
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 17, 2021
WpInfo
Fiction
Science Fiction
[15 +] [Warning : Contain bloodbath scene] Pernahkah kau membayangkan, dunia tanpa cahaya? Di mana kegelapan yang berkuasa. Tidak ada tempat untuk berlindung dari 'mereka'. Pada dasarnya tidak semua orang takut akan kegelapan, tetapi, apa yang bersarang di sana membuat semua orang percaya, ada sesuatu yang jahat mengawasi kita. Aiden Alverity, terlahir dari keluarga yang tak mampu. Hal ini membuat anak jenius itu harus berhenti sekolah. Hilangnya Sang Ayah dan wafatnya Sang Ibu, mengharuskan ia menjadi tulang punggung keluarga. Satu-satunya yang ia punya adalah Emily, adik kecilnya. Suatu ketika, sebuah gempa berkekuatan 9,4 skala ritcher mengguncang kota New York membuat seisi kota rata dengan tanah. Aiden selamat dari kejadian itu dan terbangun di dunia tanpa cahaya. Ia harus bisa bertahan hidup demi menepati janji yang ia ucapkan kepada Sang adik. Tanpa ditemani siapa pun, Aiden harus menelusuri gelapnya malam dan menemukan adiknya yang hilang. [Update : weekend]
All Rights Reserved
#824
kehilangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • Aiden
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • DOME
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • TRANSMIGRASI:Ahli bela diri dingin dari Veydris
  • HIDDEN || Mental Game
  • The Fifth Taste
  • [END] Forgotten Miracle - Keajaiban yang Terlupakan

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines