[ Complete ] [] 𝘍𝘳𝘪𝘦𝘯𝘥𝘴𝘩𝘪𝘱 𝘴𝘵𝘰𝘳𝘪𝘦𝘴 [] Fitri kembali mengeratkan tumpuan lutut dan lipatan tangannya. Berharap tidak ada orang yang melihat dirinya sekarang. Lalu, dia menangis. Menangis dengan keras. Dia seperti mengeluarkan semua bebannya di sana. Orang mungkin akan mengira dia itu cengeng. Namun manusiawi bukan ketika kita merasakan kesedihan yang sangat mendalam? Hatinya sangat rapuh, yang mungkin jika disentuh sedikit saja maka akan hancur. Seperti sekarang. Ketika dia mengingat hal sedih, maka dia akan menangis. Dalam kesendirian. Orang tua yang tidak pernah meluangkan waktu bersamanya. Tidak ada sahabat yang bisa menghiburnya. Dia benar-benar sendirian sekarang. Bagaimana nasib Fitri? Apakah dia akan bunuh diri karena tidak sanggup menahan trauma akibat pembullian? Ataukah dia akan bangkit dan menemukan sahabat-sahabat baru? Latar : pesantren. Tema : islami, pertemanan, perundungan Bahasa : baku, non baku Start : 6 September 2020 Finish : 1 Januari 2021
More details