Mualaf (Mu-I Love)

Mualaf (Mu-I Love)

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 16, 2020
Selarik bayangan lelaki dengan koko berwarna putih yang akan menikahinya terbayang di pelupuk mata. Senyum merekah indah, dari bibirnya yang pucat. Ia terbatuk lagi untuk kesekian kali. Tangan kanannya refleks menutup mulut. Cairan dahak keluar, membasahi garis garis telapak tangannya. Mata dengan bulu lentik itu nampak kian sayu. Tak sedikitpun terbesit rasa terkejut, saat menyadari cairan dahak itu adalah tetesan darah. Nafasnya hanya tinggal bersisa beberapa hari lagi, dan kabar buruk yang disembunyikan dari kekasih hati itu kian mengerogoti kejujuran hatinya. Degup jantungnya kelak akan berhenti tepat di hari pernikahan mereka berdua. Mata gadis itu penuh bengkak, seperti panda. Ia menangis semalaman, setelah menerima video pengakuan cinta sahabatnya terhadap kekasih miliknya. Rasa amarah dan cemburu juga selalu mengikuti di tiap batuk rejannya. Dengan lemah, ia berusaha menuju meja di sudut kamarnya. Secarik kertas kini tergenggam di jemarinya, beberapa menit kemudian ia larut menggores tinta. Mungkin yang ia tulis adalah surat-surat untuk Tuhan, karena ia lantas memasukkannya ke dalam amplop putih yang masih baru. Atau mungkin ia tengah mengirim pesan-pesan untuk dokter di seluruh dunia. Berharap mereka masih bisa membuat kesehatannya kembali. Farhan aku mencintaimu, namun... Tinta itu berhenti gadis itu terbatuk lagi lebih kronis, hingga serangan sesak napas pelak tak bisa dihindari. Dengan sigap, suara sirine kini seolah bersahutan. Menggema di langit-langit memekakkan. Sedang di sudut lain, Farhan tengah berdoa dalam berdirinya menghadap microfon. Selepas doa ia mengumandangkan azan, mengalahkan sirine bising ambulance yang tak disadarinya. ▪︎▪︎▪︎ Cerita ini, kolaborasi antara penulis ; @Ratualya27_ @Putribpr @Ayuningtyas
All Rights Reserved
#244
farhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jodoh Kedua (END)
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀
  • SEGITIGA CINTA
  • couple till jannah
  • Insyaa Allah...
  • Cinta Dalam Rohis
  • the best choice
  • New Love
  • She Is not Cleopatra

{18+}..... ***》SEKUEL dari cerita KITA Bulir keringat dingin tampak membasahi wajah itu. Raut kegelisahan yang terpancar dari wajah yang masih terlelap itu, menunjukkan bahwa dia mengalami mimpi buruk. Dengan sedikit napas terengah, dia tersentak bangun. Setelah bisa menguasai diri, dia bangkit dan melakukan sholat malam. Kepergian sang belahan jiwa membuatnya lebih rajin beribadah. Alasannya sederhana..... di akherat kelak dia ingin berkumpul dengan belahan jiwa juga buah hatinya. Selepas memanjatkan untaian doa, dia membuka pintu balkon kamar dan memandang ke langit lepas. "Sayang..... bagaimana kabarmu di sana? Aku merindukan kalian..... sangat," lirihnya sendu. Sudah tiga tahun berlalu sejak kepergian sang belahan jiwa, tapi dia masih tetap berada di tempatnya semula. Hati yang dia berikan seutuhnya pun ikut mati bersama kepergian sang belahan jiwa. Tak ada hal lain yang dirasakannya selain kehampaan. Hatinya kosong dan tertutup rapat untuk bisa dimasuki siapa pun. Karena bagi dia, pemilik hatinya adalah sang belahan jiwa..... ketika sosok itu pergi, dia pun menutup rapat pintu hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines