Story cover for Mengiklaskan by christinaanandaks
Mengiklaskan
  • WpView
    OKUNANLAR 156
  • WpVote
    Oylar 8
  • WpPart
    Bölümler 5
  • WpView
    OKUNANLAR 156
  • WpVote
    Oylar 8
  • WpPart
    Bölümler 5
Devam ediyor, İlk yayınlanma Tem 10, 2020
"Apa lo tau gimana rasanya di cintai tanpa di cintai".Ucap Anna sambil menangis.

" Apa lo tau disini gue berharap lo bisa jdi milik gue.Ternyata itu hanya Angan² gue doang".Ucap Anna lagi.

"Apa lo tau gue sakit denger lo dah punya doi disana". Ucap Anna frustasi.

" Gue capek harus gini terus,knp waktu gk berpihak ke gue".Ucap Anna lagi.


Bagaimana kelanjutan cerita Anna:)
Silahkan Lanjut Baca yaaa:)
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun Mengiklaskan kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#608mengikhlaskan
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
vfryfrljnvsnmtm tarafından yazılmış Eliinaa adlı hikaye
5 bölüm Tamamlanmış Hikaye
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
You're The Rain I (the injuries sustained) [HIATUS] cover
Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT) cover
posesif girlfriend(REVISI) cover
Aqsanna cover
Ilusi cover
Antara Pagar dan Perasaan cover
Andira [End]  cover
Eliinaa cover
Imaginary Boyfriend cover
A RECCURING PAST cover

You're The Rain I (the injuries sustained) [HIATUS]

12 bölüm Tamamlanmış Hikaye

|Nyatanya saya sendiri yang berjuang dan endingnya adalah kamu pergi setelah yang saya perjuangan. Jika memang begitu let's see karma, dude.| -Rianna Louis Gabriella "gue bingung na, saat lo mutusin buat pergi dari hidup gue rasanya semua gelap. Gak ada yang harus gue perjuangin buat hidup." Lirih devanno. "lo hidup bukan buat gue aja no, lo bisa buka mata lo lebar lebar and see? Di sekitar lo ada orang orang yang jauh lebih sayang dan harusnya itu bisa jadi alasan lo buat bertahan dan bangkit". Ucap Anna. Devanno menggelengkan kepalnya cepat, Anna tidak mengerti apa yang devanno inginkan. Anna tidak pernah tahu sulitnya melewati hidup tanpanya. Seketika Devanno menggenggam tangan Anna dengan erat. "gue bakal bikin lo jatuh kepelukan gue lagi na, gue gak bakal biarin lo sama yang lain, lo bisa hitung waktu dari sekarang" ucap Devanno dengan serius. Anna hanya terdiam meresapi kalimat demi kalimat yang di ucapkan Devanno. Hingga Anna sadari Devanno sudah hilang dari hadapannya. "Lo gak bisa seenaknya no, gue udah gak mau". Ucap Anna mantap dan tegas. Anna menatap vanno dengan tatapan tajam dan serius. Setelahnya Anna pergi ditemani airmata yang terus mengalir dari pelupuk matanya. [Jika yang kamu mau aku dapat karma, aku bisa apa? Let's See, Honey. Semoga tuhan tidak berpihak padamu]- Devanno Guetta