I Care About You

I Care About You

  • WpView
    LECTURAS 28
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, nov 30, 2021
Seorang lelaki yang sebenarnya aku sudah pernah bertemu dengannya disuaru tempat. Dan itu sudah sangat lama aku pun sudah tidak ingat lagi siapa dia. "Apa kau baik-baik saja?" Ucap lelaki tadi. Aku tidak melihat wajahnya dan hanya fokus menangkup tanganku seakan wadah untuk darah yang keluar dari hidung. Dia menuntunku untuk pergi ke kamar mandi untuk membersihkan semuanya. Tapi ternyata cerita nya lain lagi aku malah pingsan di jalan. Aku tidak sadarkan diri..... . . . "Gimana keadaan mu?" Tanya dia kepada ku. Aku mencerna semua nya. Tunggu "kau? Kau kan?" •cut....segitu aja sinopsisnya •siapa tau ada yang suka cerita modelan kaya gini •vote dan follow aku yah sebelum baca( diusahain ) wkwkwk Sekian semoga suka yahhhh
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Resya's Journey Of Life?
  • Prestige
  • R² [COMPLETED'REVISI]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Rannia√
  • Diam Tak Bisu (END)
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • She Pluviophile
  • Alca || Selesai
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

"Re" panggil seorang lelaki yang tengah duduk bersama kekasihnya "apa Zan?, kalau ngomong jangan nanggung nanggung napa buat penasaran aja, kezel aku" ucap kesal gadis yang duduk di sebelahnya dan tak lupa dengan bibir yang dimajukan "Haha jangan kezel kezel Re ntar cantiknya hilang loh" gombal lelaki itu kepada kekasihnya lantaran kesal kepadanya karena selalu berbicara setangah setengah "ih berisik cowo gilak, lanjut mau bilang apa tadi?" penasaran gadis itu kembali "lah ini muka tebel amat, ga bisa salting apa gimana hmm?" basa basinya bertujuan membuat kekasihnya semakin kesal "GIZANNN!" teriak gadis tersebut keras kerena habis sudah kesabarannya "iya iya ku lanjutin" fine lelaki itu "hmm.. paan?" tanya lembut gadis itu kembali yang kesekian kalinya sembari mencoba mengontrol emosi "nanti kalau kita udah gede kamu mau ga jadi pendamping aku?" tanya serius lelaki itu membuat si gadis menjadi terdiam sejenak dan berkata dengan percaya "iya aku mau"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido