Story cover for "Rindu" by julianamariana96
"Rindu"
  • WpView
    LETTURE 49
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 3
  • WpView
    LETTURE 49
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 3
Completa, pubblicata il lug 10, 2020
Aku benci kata Rindu karena itu hanya membuatku kehilangan rasa percaya diriku saja. Rindu juga membuatku menjadi lemah. Seketika lembaran kenangan yang sudah ku tutup rapat terbuka dengan sendirinya tanpa hembusan angin, mengingatkan ku pada seseorang di masa dulu.
Langkahku yang sudah jauh ku tempuh tanpa dia kini terhenti karena Rindu.
Tekad ku yang sudah kuat ku bangun untuk mulai terbiasa sendiri kini menajadi lemah juga karena Rindu.

Iya, aku tau Rindu itu wajar saja apalagi untuk seorang yang sudah lama tak pernah kita jumpa dan tak pernah kita sapa.
Tapi tak wajar jika seorang yang kita rindukan itu saat ini sudah bersama orang lain.
Mengapa? Karena itu hanya sebuah penyiksaan saja untuk kita.
Perasaan rindu yang tidak akan pernah bisa tersampaikan dan tidak akan pernah bisa terbalaskan sampai kapan pun.

Seperti halnya air hujan yang turun membasahi.
Hanya bisa merasakan dinginnya, melihatnya jatuh, dan menghitung setiap tetesan air nya.
Sungguh tak bisa mencegah ketika airnya jatuh membasahi, tak bisa menggenggamnya walau hanya sebentar, juga tak cukup hebat untuk mengetahui sudah berapa banyak jumlah tetesan air hujan yang jatuh membasahi.


Seperti itulah rasa rindu yang ku rasakan padanya.
Aku hanya bisa merasakan bayangan dirinya yang tidak nyata dalam angan tidurku, melihat sosoknya dalam album foto facebook ku, dan menghitung setiap rasa rindu padanya yang datang tanpa di undang.
Dan aku tak bisa menolaknya ketika perasaan rindu itu datang, sakit yang ku rasa tak bisa bertemu dengannya untuk melampiaskan rasa rinduku padanya dan rasa penasaran yang terus menghantui, mengapa sampai saat ini aku masih merindukan nya yang sudah hampir hilang dari hidupku seiring bersama waktu?
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere "Rindu" alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] di tiaxyl
28 parti In corso Per adulti
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Embun Pagi di BagasYeni
12 parti Completa
Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.
kaisoo gs kehidupan kyungsoo (END) di marinaindah
50 parti Completa
cerita ini adalah versi dari cerita saya yang pertama. yang berjudul hunhan gs kehidupan luhan. maka saya sarani untuk membaca yang versi hunhan. karna cerita ini saling berkaitan kyungsoo merasa kehidupan nya mulai hancur semenjak sebuah kejadian dari masa lalu nya. yang membuat kyungsoo harus terus mengenang masa lalu nya itu kyungsoo terus mencoba. untuk melupakan kejadian itu dan terus mencoba untuk mengembalikan hubungan nya bersama kai. yang hancur karna kejadian itu juga tetapi semua usaha kyungsoo. tidak lah membuahkan hasil. kai terlalu sakit hati. dengan kejadian masa lalu nya sampai suatu saat kai mengetahui semuanya . ?? kai mengetahui semua nya tentang apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu. dan kai merasa bersalah karna menyalahkan kyungsoo atas semua kejadian itu. dan membenci kyungsoo tetapi kai terlambat kyungsoo telah pergi dan kai harus mencari Kyungsoo tetapi kai juga terlambat. untuk menemui Kyungsoo. yang saat ini hanya lah sesosok tubuh yang terbaring di atas ranjang rumah sakit. dengan banyak bantuan alat-alat. yang menancap pada kulit putih nya. dan semua itu karena dirinya. yang tidak pernah. ingin mendengar apa yang Kyungsoo katakan selama ini. yang membuat kai harus merasa kan kehilangan untuk ke dua kali nya WARNING Durasi dari ff ini sekitar 30 detik sampai 2 menit dan soal foto yang saya ambil maaf apabila ada kesamaan dengan autor lain karna saya mengambil foto dari internet bukan mengedit nya sendiri. tetapi cerita ini 100% cerita ku sendiri
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU cover
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
Rintik Sendu ✔ cover
Garis Bintang 엑 소 EXO ✔ cover
SEMESTAKU cover
Embun Pagi cover
laut yang membawanya pergi (END) ✓ cover
What Did I do Wrong? (Chansoo GS) END cover
kaisoo gs kehidupan kyungsoo (END) cover

MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

16 parti Completa

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.