Mantra Pereda

Mantra Pereda

  • WpView
    Reads 752
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 5, 2020
Jika Denalli Greesa ialah rona-rona keruh, maka Nata Candrakumara ialah puisi-puisi gaduh. Jika Denalli Greesa adalah sebuah tanda tanya yang mengawang di loka biru, maka Nata Candrakumara adalah sebuah titik yang akan menjadi jawaban penasaran kalbu. Sesaat, mereka berdua terlihat sama-sama keras kepala dengan kerapuhan yang dipendam jadi rahasia. Barangkali luka yang di dera akan menemukan kata temu apabila mereka menyelesaikannya bersama. Tapi, benarkah dengan kebersamaan itu, masing-masing dari mereka akan menemukan mantra pereda lara? Ataukah justru dengan tak sengaja, mereka telah mencipta sakit yang lainnya? -Juli, 2020. rumah perdu-
All Rights Reserved
#752
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1] Among Us : Beautiful Tragic [✔️]
  • GREENSTA [END]
  • LENGKARA
  • Dandelion
  • Kembar Bukan Kembar
  • Kalevi
  • Surat Cinta Untuk Aisya
  • Laut Kelabu [Selesai]
  • Fatum
  • Luka & Lara (Completed)

[R15+] [End] [versi Wattpad] Genre : Teen Fiction, Mystery, Dark Fantasy Theme: Family, Tragic, a lit of spiritual Nanas sarankan untuk membacanya pas malam (hehe) karena konten cerita ini mengandung unsur horor dan agak thriller. Buat kamu yang punya phobia atau penyakit kagetan berujung debaran jantung tidak menentu, Nanas peringatkan untuk membacanya di siang hari saja okeey! *o* Adistyra Kusuma atau Rara telah dirisak oleh teman sekelasnya, Puja Evia Sunandar. Setelah menuduh Rara mencuri kisi-kisi soal ujian semester 2 karena kedapatan menjadi siswi dengan nilai tertinggi satu sekolah. Suatu hari, Rara ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di dalam toilet pojokan gedung komputer belakang di sekolahnya dan ditemukan juga sebilah pisau kecil yang berlumuran darah. Apakah Rara sengaja melakukan hal itu untuk memperingatkan mereka bahwa ia telah menang dengan melakukan hal tersebut? Nyatanya, Rara lelah. Ia muak diperlakukan seperti tawanan di sekolah dan kembali pulang sebagai Rara yang ceria. Hanya seorang yang selalu ia jadikan sandaran kala dirinya meraung kesakitan. Namun sayang, orang itu sudah memiliki prioritasnya sendiri. Akankah Rara menyerah dan terbukti sebagai orang yang berniat mengakhiri hidupnya sendiri di dalam toilet sekolah? Temukan jawabannya dalam Beautiful Tragic dalam seri Among Us karya Nanas-SF. by Nanas-imnida 🍍 #ExclusiveWritingChallenge #ExclusiveLovRinz [Naskah Terpilih di LovRinz Writting Challenge] Since 31 Agustus 2021 Finished 30 September 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines