Philophobia

Philophobia

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 25, 2021
Setiap orang pasti memiliki depresi. Apa sebenernya depresi itu? hal yang tak terlihat tapi dapat dirasakan. Jujur saja, hal itu sangat membuat muak dan lelah yang teramat. Bahkan ketika kita meminta tolong, takan ada yang bisa membantu menghilangkan hal yang begitu melekat itu. [JANGAN LUPA FOLLOW ]
All Rights Reserved
#352
fiktif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If we can together
  • MISSHELLA ✔
  • Meeting First Love
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • THE ROOM
  • obsesi seorang mantan pacar
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Cinta Istri Pengganti✔
  • Love In The Dark (Complete)
  • Missing Piece

ruangan itu terasa sunyi hanya ada kegelapan di dalamnya bersama kenangan yang ada. seorang pria terlihat sendirian di atas kasur tak nyamannya, meringkuk sedih sambil menangis. meratapi kisah nya yg terlalu sadis untuk di ingat. kehilangan orang tercinta membuatnya kehilangan kewarasan. ***** "sayang, aku pergi dulu tolong jaga diri baik-baik ya" itu adalah kata terakhir yang terucap dari mulutnya yang ranum. senyuman kecil nya berubah menjadi wajah datar yang desuta belum lihat sebelumnya. tangan yang hangat mencengkeram erat kini melemah dan dingin, tidak ada ada lagi gelak tawa di antara mereka, hanya tangis dan kesedihan yang memenuhi ruangan itu. malam itu dunia terasa seperti runtuh dalam sesaat bagi desuta kehilangan seseorang yang dia cintai sampai saat ini belum dia temukan obatnya. kini tubuh cantik itu akan dipindahkan, para dokter dan staff memastikan bahwa tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan. tubuh mulai diangkat dan ditempatkan di trolly perlahan staff mulai mendorong nya ke kamar jenazah. desuta yg dari awal terlihat tegar dan kuat kini berubah menjadi bayi dewasa yang cengeng ia berteriak dan mulai menangis saat ia melihat trolly di dorong menjauh. beberapa temannya mulai membujuknya utnuk tenang dan ikhlas dan tetap saja tangisan itu memecah keheningan ruangan icu. itulah sedikit sipnosis dari serita ini kalau kalian penasaran bagaiaman kisahnya bisa kalian baca disini................... selamat membaca by lubiks garapan

More details
WpActionLinkContent Guidelines