A Scardey Cat

A Scardey Cat

  • WpView
    Reads 4,069
  • WpVote
    Votes 502
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
DIA (30 Tahun, Perempuan) Pernah nggak kamu menelpon seseorang yang nggak kamu kenal lalu menangis meraung-raung dan si Penerima telepon hanya diam mendengarkan tangismu? Aku? Pernah! Malu? Iya! Apa setelahnya aku masih berhubungan dengan si Penerima telepon? Tentu saja masih! Namanya Dipa, dan pria itu menjadi satu-satunya orang yang aku tuju ketika ingin bercerita. Aku dan Dipa belum pernah bertemu, namun suara kami selalu berjumpa setiap saat. Apa aku ingin bertemu dengannya? Tidak. Untuk saat ini. Aku belum siap. Aku nggak berani berhadapan dengan wujud Dipa, tapi aku nyaman dengan suara Dipa. "Eh, mungkin nggak kita ternyata pernah ketemu tanpa sengaja?" tanyaku. "Aku rasa nggak." Jawab Dipa. DIPA (35 Tahun, Pria) Setahun yang lalu, gue mendapati sebuah panggilan dari nomor yang nggak gue kenal. Kebiasaan gue juga kadang suka males save nomor telepon, terutama nomor telepon klien-klien gue. Sejak panggilan telepon di malam itu, membawa gue berkenalan pada Dia hingga sekarang ini. Banyak hal yang gue bicarakan dengan Dia, dan kita sepakat untuk nggak mencari tahu profile lebih detail, kecuali gue dan dia sendiri yang memberi tahu. Gue nggak keberatan dengan itu. Tapi, makin hari, rasa ingin gue untuk bertemu Dia semakin besar beriringan rasa takut akan resiko kalau nantinya bertemu dengannya. ...."Kenapa? Aku yakin setidaknya kita pernah berapapasan tanpa sadar." "Karena aku tahu kalau itu kamu di sekitar aku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Remember Me Or Forget Me?...
  • Laskar Jingga
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • William's Obsession
  • Nothing, But You...
  • 00.07 WIB [SELESAI]
  • BERBEDA?

Aku pernah berfikir mungkin kah , engkau mengingat ku atau kah kau sudah melupakan ku Ini kisah aku yang tidak dapat ku tebak , mungkinkah aku dengan mu ataukah dengan orang lain atau bisa jadi tidak kedua-duanya . " Dasar mas-mas tua ". " Mas-mas bodoh". " Mas-mas... " Teriak Dita dan berhenti karena telah mengeluarkan semua uneg-unegnya dan kehabisan kata-kata . " Ya Allah... semoga aku tidak pernah bertemu dengan mas-mas tua dan gila itu ". Ucap Dita sambil merentangkan kedua tangannya meminta doa . " Gue apes banget hari ini ,tadi ketemu sama cewek aneh banget , masa di bilang ke gue mas , emang gue kaya tukang jual cilok apa ?..." . Aduh Dito kepada empat sahabat nya itu sambil mengacak rambut coklat nya .

More details
WpActionLinkContent Guidelines