Stuck In You

Stuck In You

  • WpView
    Reads 6,361
  • WpVote
    Votes 544
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 22, 2022
Sisi pembangkang dari seorang gadis lembut bernama Lee Ji Eun mulai keluar. Hidup menjadi gadis manis yang patuh terhadap orang tuanya selama 25 tahun cukup membuatnya penat. Larangan yang lebih ketat dari hidup di Castle Rapunzel benar-benar membuatnya muak. Semua akan seimbang ketika Ia setidaknya masih bisa menentukan apa yang dia inginkan. Namun sayangnya tidak, hidupnya seolah sudah ditulis dengan tinta hitam pekat yang tak boleh diubah sedikitpun. "Appa!" Itu pertama kalinya Ia berteriak pada Ayahnya. Alasannya cukup jelas, Ia dijodohkan dengan lelaki yang sama sekali tak Ia kenal. Benar-benar klise kisah hidupnya. Ia menarik nafas berat dan mulai meluapkan segala isi hatinya pada Ayahnya. "Hapus air matamu, esok kau harus datang ke pertemuan itu" Ucapnya yang membuat emosi Ji Eun memuncak. Semuanya percuma ketika seseorang hidup bergelimang harta namun hidup seolah menjadi putri yang harus sempurna. Dan karena itulah Gadis Lee itu mengikuti jejak Rapunzel untuk kabur dari rumah megah tersebut dan meninggalkan segala bentuk kekayaan Ayahnya. Disisi lain, seorang lelaki pucat tengah berkembang dengan business restaurant yang Ia bangun bersama kakak perempuannya. Saling bahu membahu membangun usaha yang dulunya sangat kecil dan kini telah tumbuh dengan baik. Ada rasa bangga dan tak percaya ketika Ia mampu meng-upgrade restaurant milik mereka berdua secara perlahan. Akan tetapi segalanya belum cukup, Ia masih berusaha untuk dapat bersaing dengan restaurant lain. Ia sadar bahwa setiap orang pasti akan merubah selera dan lebih banyak saingan yang akan muncul juga. Karena itu Ia akan tetap berjuang demi membuat kedua orang tuanya yang kini berada di atas sana akan bangga kepada mereka. Sebisa mungkin update tiap minggu 🪴
All Rights Reserved
#314
funny
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Family Absurd (Tamat)
  • Parfum
  • His Obsession ✘ Cai XuKun
  • Ahjussi! | ✓
  • Falling for You (SungWon)
  • ALJABAR �✔
  • BestFriend [REVISI] - BTS BROTHER (END)
  • So Far Away ||SeokJin《BTS- Suzy||

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines