Sincarity

Sincarity

  • WpView
    Reads 132
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2020
"tolong berhenti lah peduli dengan ku Kim.. aku sungguh tidak membutuhkan mu" teriak hyunjie dari balik pintu apartemen sederhana milik nya "jika itu mau mu.." Taehyung menjeda ucapan nya untuk sekedar menarik nafas "mari kita akhiri saja" lanjut lelaki berpribadi jangkung itu. ~~~ "maaf kan aku Hyung .. aku tidak bermaksud" lirih Jungkook di sisi lain. ~~~ Manusia memang se-Egois itu; Saat jatuh cinta ia mencintai segila-gilanya. Namun selalu lupa kenyataan bahwa ia bisa patah hati kapan saja. Kim taehyung dan jeon jungkook terjebak dalam dilema yang rumit. mencintai satu wanita dalam waktu yang bersamaan bukan lah hal yang mudah. dimana taehyung dan mamber BTS yang harus menjaga hubungan rahasia atara hyunjie dan taehyung demi menjaga hati sang maknae. sedangkan di satu sisi jungkook sang maknae dengan terang-terangan berusaha menaklukkan hati cinta pertama nya ini, Shin hyunjie. ~~~ 'Support aku terus dengan vote story' ini okay'😅🙏 'tambahin ke daftar baca dulu, soal nya ini new story Aku..' 'Jangan Lupa Comen' ©ayy🌻
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)
  • to be or not to be
  • Expectation Of Love (Vrene - Book II)
  • Crystal Snow ✔
  • YOU [KTH] ✔
  • BACK TO THE PAST | Kookv
  • 30 DAYS
  • LOVE MAZE ✔
  •  love Or Hate🔞

Cerita ini murni karangan saya sendiri. Maaf bila ada kesamaan nama, latar/tempat dan gambar, tidak ada unsur kesengajaan. Terimakasih. happy reading.. "Hyung, sudahlah jangan menangis lagi. Mungkin ini sudah jalan-Nya. Lebih baik kita do'akan mereka agar tenang disana." Namja manis itu masih memeluk hyung-nya yang baru saja ditinggal orang tuannya. Jdeeeerrrr... "Hyung, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun. Lebih baik kita segera pulang, Hyung!" "Aku harus pulang kemana, Kook? Sedangkan rumahku saja sudah pasti disita untuk melunasi hutang. Aku sebatang kara.. hiks Aku ingin menyusul Oemma dan Appa saja,, Kook.. hiks.." "Hyung jangan bicara begitu, kau masih punya aku. Bukankah Hyung sendiri yang bilang, kalau sudah menganggapku seperti adik kandung Hyung sendiri. Pulanglah bersamaku, kita akan tinggal bersama di apartemenku, Hyung." "Aku tidak mau menyusahkanmu, Kook. Aku bisa tidur disini saja, hiks.. sekalian menemani Oemma dan Appa. Mereka pasti kedinginan di dalam sana.. hiks" Youngi memeluk makam kedua orang tuannya erat. "Kau tidak pernah menyusahkanku, Hyung. Justru aku senang bisa tinggal denganmu, itu artinya aku tidak akan kesepian lagi di apartemen dan tak perlu takut jika mati lampu. hehehe" Jungkook memang takut gelap. Namja manis itu berusaha menghibur hyungnya yang masih menangis pilu akibat ditinggal oleh orang tersayangnya. "Ayolah,, Hyung.. mau ya tinggal bersama Kookie yang imut ini.." Jungkook melemparkan aegyo nya berharap Youngi bisa sedikit terhibur. Youngi sedikit tersenyum "arraso, kajja kita pulang_ Oemma,, Appa,, Suga pulang dulu ya. Jaga diri kalian baik2 disana. Aku sangat menyayangi kalian.. hiks" (Suga adalah panggilan kesayangan Youngi) Akhirnya Youngi beranjak dari pusara kedua orangnya dengan dipapah Jungkook. Namja manis itu sesekali mengelus pundak Hyungnya untuk menyalurkan sedikit ketenangan. maaf kalau kurang dapet feel nya, saya masih baru. hehe semoga readers menyukai ceritanya.. :-) annyeong..

More details
WpActionLinkContent Guidelines