We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
HAPPINESS (NOT) ALWAYS

HAPPINESS (NOT) ALWAYS

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ini tentangku yang bener-bener excited setelah dinyatakan lulus mendapatkan beasiswa di Oxford University. Aku pikir semua kebahagiaanku akan berlanjut setelah mendapatkan beasiswa S2 di Inggris. Nyatanya, ini mula dari semua lika liku kehidupan yang belum kutahu. Kuatkah aku melanjutkan semua ini? Disaat dunia seakan mempermainkanku dengan kebahagiaan semu. Masih bisakah aku dikenal sebagai Clara "Si Ceria"? Aku tak tahu, biarlah semua menjadi kejutan yang manis ataupun pahit, paling tidak ada kalian yang tetap mendukungku - CLARA Hari-hariku yang tenang dikacaukan oleh Dia yang sangat mirip dengan orang yang pernah menebar luka dihatiku. Hingga setiap melihat wajahnya, aku ingin terus melihat iris itu tergenang buliran air - HARRY
All Rights Reserved
#321
harrystyles
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Thoughts Unsaid
  • AGHARNA (Sang Bulan)
  • SALSA'S STORIES (Selesai)
  • LOVE YOU MY ICE [END]
  • LOVE GAME (Repost)
  • MELVIANO (selesai)✔
  • Secret Admirer✅ (END)
  • CLOSER

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines