ROMORA
  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Keymora Cween Mourrent".Seorang gadis cantik jelita berumur 17 tahun mengalami kesedihan yang mendalam. Akankah Mora seperti mentari yg Cerah dipagi maupun siang hari. Sebuah api telah membara didalam dirinya seperti kebencian dan rasa dendam yg ia rasakan kepada keluarga FERDINANT. Apakah masa lalunya akan selalu membuatnya merasakan dendam yg mendalami,ataukah berubah saat ia mulai bertemu dengan "Keyro Seckween Ferdinant". Seorang laki-laki cool,tampan,dingin seperti es batu,pinter dll. Bisakah Keyro membuat Mora luluh seperti api dengan air yang menjadikan api itu mereda apabila disiram dengan air? ~~~~~~~~~ROMORA~~~~~~~~ 😍😍😍😍😍😘😘😘💗❤💖💕
All Rights Reserved
#500
pertengkaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Thriving On Chaos
  • Kai And Dolls
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • SKALA
  • And You
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • KENZO [Revisi]
  • TRAPPED BY ERLANG'S LOVE

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines