My Best Brother

My Best Brother

  • WpView
    LECTURAS 140
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 2, 2020
WpInfo
Fanfic
Gimana sih perasaan kalian kalau punya Abang senyebelin Jae? Kesel? Emosi? Ya itulah yang dirasakan oleh Ara, seorang remaja yang baru saja menjadi siswi SMA. Umurnya dan abangnya yang terpaut dua tahun, tak jarang membuat mereka bertengkar. penasaran? Mari, simak cerita ini
Todos los derechos reservados
#325
wonpil
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Possessive Bro • Jae
  • Yoo Jeongyeon Has 9 Brothers
  • Chance
  • [END] You Know I Love You || Dojoon The Rose
  • STILL : Always Remain, Never Leave [SHORT FF DAY6 BAHASA] Complete
  • The Power Of DAY6
  • Deadly Obsession | HH
  • ONE NIGHT STAND || JaemSung🔞 [END]

Bekerja sebagai penyiar radio membuat Brian banyak dikenali orang-orang, bahkan sosial medianya dipenuhi oleh beberapa penggemarnya yang terus-menerus memberikan pujian untuknya. Selain karena tampan, dia pun memiliki suara yang indah ketika bernyanyi. Mustahil jika pria tampan seperti Brian tak memiliki seorang kekasih, tentu saja dia sudah mempunyai satu nama yang membuat hari-harinya semangat dalam bekerja, yaitu Ara. Disisi lain, ada hati yang harus terluka karena menerima kenyataan kalau Brian telah menjadi milik seseorang. Ayana Kim. Rekan kerja Brian, salah satu staff Enam hari radio. Dia-lah saksi bisu ketika Brian tengah menyiar di radio, selain menjadi rekan kerja yang baik untuk Brian, dia pun lumayan dekat dengan Ara dan sering bertukar cerita meskipun topiknya hanya berputar pada Brian. Hingga tiba saatnya Ayana dibuat dilema, antara ingin memperjuangkan Brian atau melepaskan Brian untuk Ara. Dia tahu, kalau perasaannya pada Brian ini salah, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena hati tak bisa memilih untuk jatuh pada siapa. "Ayana, ini ada bekal. Mau makan berdua sama aku, enggak?" tawar Brian. "Bo-boleh?" gugup Ayana. Brian terkekeh pelan lalu berucap, "Boleh dong, Ara yang masak dan suruh aku buat makan siang sama kamu." *** Cover by tiadesign_

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido