FRAULEIN

FRAULEIN

  • WpView
    Reads 957
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 29, 2020
Andai segala hal yang kumiliki bisa ditukar dengan waktunya, sebentar saja. Aku sangat ingin menyuapinya, memeluknya dan mengatakan "Aku sayang kamu juga Ran." Maafkan aku karena selama ini aku terlalu menahan diri untuk menunjukkan rasa sayangku kepadamu. Maafkan aku, untuk segala kata maaf yang belum sempat terucap dari lisanku. ********************************************************************************************* Cerita ini diangkat dari kisah nyata yang diambil dari kisah hidupku sendiri. Mohon maaf jika ada kesamaan nama atau tempat yang tertulis dalam cerita ini. Dilarang menyalin, meng-copy, atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis dan dilarang mengakui cerita. Saya sangat menghargai jika kalian nge-share cerita ini sebagi bentuk dukungan kalian kepada penulis. Best regards, Hanz Malkian Instagram : MALKIAN5
All Rights Reserved
#90
penerbitprospecmedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regrets of Love
  • Last Meet
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  • Luna Of The Wolves (Completed)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • REUNI (Enam)
  • DIRA  [HIATUS DULU]

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines