🥀Tanpa Kata

🥀Tanpa Kata

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
" Bagaimana kau dapat bertahan? " " Bagaimana bisa kau dapat tetap berdiri tegar dihadapan semua orang lalu diam-diam kau menangis? " " Bagaimana bisa kau mau tersenyum di depan banyak mata orang yang membencimu?" " Bagaimana bisa? " Kumohon jangan pandang sebelah mata setiap manusia. Setiap orang diberi anugerah dalam hidupnya. Kalian bukanlah pengatur takdir, kalian juga makhluk Tuhan yang sama. Dunia ini bukan milikmu. Jangan pernah, kumohon jangan pernah, ... . . . Kumohon jangan pernah anggap setiap orang yang lebih kurang darimu itu sampah. Mereka punya hati dan rasa yang mungkin tidak kamu rasakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • APRIL
  • ASRAR|
  • kita dan waktu. [End]
  • Bentangan Payung Biru
  • Evanescent
  • ZEARA
  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
  • Dere Couple
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Quant (On Going)
APRIL

"Oadhira katahuilah aku tidak pernah mati dalam hidupmu.saat kau menangis untukku disitulah aku akan selalu tersenyum menatapmu dari kejauhan" April adalah cowok paling misterius yang pernah ku temui di bumi ini, entahlah aku selalu berfikir apakah ada manusia lain yang persis seperti dirinya di bumi bagian lain, yang pasti aku selalu ingin berhenti menangis ketika melihat dia senyum ke arahku yang sedang bersedih. "April aku tau kau kesakitan saat berusaha menghibur ku dalam tangis,tapi kenapa kau bertahan saat aku membelakangimu bahkan mengabaikan mu, apa kau sekuat itu untuk aku yang tidak tau diri ini" "Oadhira sejauh apapun aku darimu saat melihatmu terluka aku takluk,air mata mu seakan memanggilku untuk menghapusnya, jangan menangis untukku" "Aku oadhira manusia terbodoh " "Oadhira aku selalu merintih kesakitan tiap malam penyakit ganas ini ingin meranggutku darimu, tapi sampai detik ini kau masih berhasil mengalahkannya, setiap aku bangun pagi hari aku seakan terpanggil untuk menemuimu di sekolah"

More details
WpActionLinkContent Guidelines