ZALIN
  • WpView
    Membaca 8
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 25, 2020
"ZALIN!!! " teriak seorang wanita berkepala tiga sambil membuka pintu kamar zalin dengan sangat kuat. Zalin tersontak kaget dan menatap ke arah pintu kamar nya. "ta tante rani? " ucap zalin terbata bata sambil menunduk kan kepala nya. Rani melangkahkan kaki nya ke arah zalin dengan keadaan marah. "kamu, uda berapa kali saya bilangin. JANGAN PERNAH GANGGU ANAK SAYA LAGI", zalin menunduk takut. "ta tapi tante. Zalin gak pernah ganggu anak tante kok. Za- akkhh" zalin meringis saat rambut nya telah di jambak dengan sangat kuat oleh tante nya. Sehingga kepala zalin mendongak ke atas. ....... Penasaran bagaimana cerita selanjut nya? Yuk! Baca.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Menikah Dengan Mantan? (END)
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Effort ( COMPLETED )
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • If we can together
  • Love Starlight
  • Because ILY [Completed]
  • Rannia√
  • DETTA

Seorang pria berpakaian jas rapi, Zavareska Putra Andrian (Zavar), duduk di kursi kerjanya. Tatapannya tertuju pada foto seorang wanita cantik di atas mejanya. Foto itu menunjukkan Aglea Anindya Permata Putri (Anin), wanita yang tak henti dia cintai. Zavar mengusap air matanya yang tiba-tiba jatuh. "Anin, aku harap kita bisa bertemu lagi. Aku akan menebus kesalahanku. Kumohon kembalilah padaku," gumamnya lirih. Tiba-tiba, ketukan di pintu mengalihkan perhatiannya. "Silakan masuk," ucapnya. Pintu terbuka, dan seorang wanita dengan pakaian rapi berdiri di ambang pintu. "Selamat pagi, Pak. Saya Aglea Anindya Permata Putri. Saya diutus oleh Papa saya, Bayu Bramasta, untuk menemui Bapak," ucapnya dengan suara yang gemetar. Jantung Zavar berdetak kencang. Mungkinkah ini Anin? Ia segera berbalik dan menatap wanita itu. Benar saja, itu Anin! Zavar tersenyum bahagia, namun Anin tampak terkejut dan ketakutan. "Anin, ini kamu?" tanya Zavar sambil berjalan mendekatinya. Anin mundur beberapa langkah. Matanya berkaca-kaca, penuh kebencian dan kesedihan. "Maafkan kesalahanku, Nin," Zavar memohon. Anin menggelengkan kepalanya. "Aku tidak bisa memaafkanmu," ucapnya pelan. Ternyata, Anin tidak mengetahui bahwa Zavar adalah pria yang dijodohkan oleh ayahnya. Anin merasa dikhianati dan kecewa. Ia pun berlari keluar ruangan, meninggalkan Zavar yang terluka dan penuh penyesalan. Zavar terduduk di kursinya, hatinya terasa hancur. "Apakah aku tidak pantas mendapatkan kebahagiaan?" tanyanya pada diri sendiri. Aglea Anindya Permata Putri adalah cinta pertama dan terakhirnya. Ia tak tahu apakah dia akan pernah bisa mendapatkan cintanya kembali.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan