BUKA YAPAK

BUKA YAPAK

  • WpView
    LECTURAS 137
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida mié, jul 22, 2020
Aku hanya bisa menutup mataku Menikmati setiap detik keajaiban yang kau berikan Aku hanya bisa terdiam Merasakan Setiap detik hidupku lebih berarti Setiap Mantra dan Keajaiban Yang kau sihirkan padaku Terasa Lebih merasuk kedalam jiwa Setiap kalimat dan huruf Yang terlantun dari mulutmu Menjadi kata kata penyemangat dalam hidupku Hidupku terasa lebih berarti semenjak kau hadir dalam duniaku Setiap apa yang kau lakukan Menjadi keajaiban tersendiri dalam Fantasiku Kau pelangi dalam hidupku Yang slalu memberi warna dan keajaiban Disetiap disetiap detak denyut nadiku Aku ingin mencintai Aku ingin mencintai Seperti aku merangkai puisi Aku ingin mencintai Seperti Lilin terkobar api Aku ingin mencintai Seperti desir angin menjatuhkan bunga melati Aku ingin mencintai Seperti malam menggantikan pagi Aku menginginkankan kau Menjadi miliku seutuhnya Dan hanya kau~Aqsa Zay Antara~ Ku ingin akhirnya cinta kita Menjadi kenyataan dengan akhirnya Kau mengikatku menjadi.....!!!😍😋😉
Todos los derechos reservados
#133
kau
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Perihal Sandwich(End)
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Let me choose [TERBIT]
  • save me
  • MFS ✓
  • My Diary

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido