Skenario Terindah

Skenario Terindah

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 27, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
Ali bin Abi Thalib"yakinlah ada sesuatu yg menantimu setelah banyak kesabaran yg kau jalani ,yg akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit". ^_________^ Menjadi tulang punggung keluarga itu tdklah mudah,apalagi bagi seorang remaja yg masih duduk dibangku SMA.itulah yg dirasakan zura setelah kedua orangtuanya meninggal ,ia hanya hidup berdua bersama adiknya yg masih berumur 5 thn.tapi zura selalu berusaha dan terlihat tegar didepan adiknya walau banyak kesulitan yg ia hadapi.sampai ia tidak menyadari ada seseorang yg telah diam diam mengagumi perjuangannya selama ini. 𝐂𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚𝐤𝐮◉‿◉ MOHON MAAF APABILA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH DAN ALUR.TETAPI INI HASIL PEMIKIRAN SAYA SENDIRI... 𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘶𝘱𝘢 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘦𝘫𝘢𝘬...
All Rights Reserved
#618
kesabaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Skenario Allah✔[End]
  • Resiko
  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Tertulis Dalam Doa
  • To Heal
  • Aku Milikmu (End)
  • Waktu?
  • CINTA DALAM DIAM ( Complete)

⚠️ Ditulis oleh: Aksaradin & NS. Sea ⚠️ Tersedia di shopee @ranisalenovel *** Haura Putri Maheswari, perempuan yang dikenal cantik, entah parasnya, maupun bentuk lukanya. Haura tumbuh pada atap sempurna, tapi cacat. Ia diperbolehkan untuk tinggal, meski suasana tampak berbeda dalam sana. Sebab, beberapa orang mungkin tidak akan pernah menganggapnya terlihat. Meskipun begitu, Haura tetap ingin bersama keluarganya. Tidak ada yang baik-baik saja, hari-hari terasa seperti berjalan pada kegelapan. Memasuki dunia yang di mana hanya ada luka dan air mata. Hidup tidak selamanya berisi kebahagiaan, memang. Luka, duka, pilu, dan rasa sedih akan selalu bertandang tanpa henti. Bahkan, tidak semua orang mampu bertahan hingga akhir. Ada yang memilih memutuskan jalannya sendiri, memilih mengutuk diri atas kelahiran, dan ada yang pulang sebelum waktunya. Namun kali ini, Haura berharap ia mampu bertahan di tengah gempuran pembenci. Tak ada yang dapat disalahkan, termasuk takdir. Semua yang terjadi sudah memiliki garisnya sendiri. Haura percaya, pada awalnya, bahwa hal-hal yang rusak pasti akan menemukan utuhnya suatu saat nanti. Hingga di mana kepercayaannya mulai pudar, seseorang datang, menuntunnya kembali pada jalan berbatu yang ia lalui sebelumnya. Ia jelas menolak, untuk apa kembali pada tempat yang sama jika harus mengulang patah yang serupa untuk kesekian kali? "Untuk membuat usaha lo menanam benih bunga di tahun-tahun sebelumnya nggak sia-sia. Gak mungkin 'kan kalau lo gak mau ngelihat hal indah yang selau lo nanti kedatangannya." - Samudra Sean Albiru **** "Ketika hidup dianugerahi patah berkali-kali, kau akan memilih mati, atau kembali sembuh dalam keadaan tak utuh?" - Seperti Tulang

More details
WpActionLinkContent Guidelines