Cinderella Ugal-ugalan

Cinderella Ugal-ugalan

  • WpView
    Reads 8,539
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Namaku Cinderella Kusuma Wardani, panggil aja sayang. Statusku jomblo kembang, nggak deh, aku udah punya pawang. Umur? Aku itu anak kemarin sore yang masih bau jahe, bosen kencur mulu. Aku duduk di bangku kayu, maksudnya di bangku sekolah menengah atas. Aku memiliki perbedaan dengan pacarku, aku cewek, dia laki, jelas bukan perbedaannya ada di mana? Akankah kisahku berakhir dengan rumah sakit jiwa? Eh, rumah tangga bersamanya? Akankah aku bisa bersanding dengannya sampai ke pelaminan? Atau akan berakhir menjadi tamu undangan? ********* Slow update Mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau yang lainnya. Cerita ini dibuat untuk dibaca bukan ditulis ulang. PLAGIAT HARAP MINGGAT! Rank: #3 in Cilla (20 September 2020) #4 in Cilla (08 November 2020) #4 in Cilla (26 November 2020) Start : Sel, 08 September 20 Finish : - Salam sayang, Ra.~ 2020 || @Zahraaj06 Cover by @Wiwirahayu_
All Rights Reserved
#354
bobrok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines