Menyalahkan takdir? apa aku mampu. Bahkan sekeras apapun aku meratapi takdir yang begitu kejamnya padaku tak akan mampu membuatmu kembali. Tawa dan luka, kau memberikan segalanya.
Tak hanya sekali aku kehilangan. Mungkin aku memang ditakdirkan untuk sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Kamu berharga, tapi juga membawa luka. Semoga saat kita masih bisa dipertemukan, aku hanya ingin duduk dan berbincang selama mungkin denganmu sampai waktunya habis.