Coretan Pena Mashay

Coretan Pena Mashay

  • WpView
    Leituras 95
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, out 21, 2020
Sebuah Coretan sederhana tentang bagaimana setiap perasaan atau keadaan yang terjadi. Di ungkapkan melalui perantara coretan pena yang akan aku beri nama "Pena Mashay" . Sebuah kata yang spontanitas pernah terucap dan rasanya aku menyukainya hingga aku memutuskan untuk mengambil nama itu. Disini aku mencoba mencurahkan segalanya dengan kalimat sederhana. Jadi saat aku merasakan dan ingin ku utarakan bisa ku wakilkan dengan menulisnya disini.
Todos os Direitos Reservados
#3
menang
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • ATTENTION WITH BENEFIT - JENLISA [G×G]
  • STAY
  • Aku Masih Disini: Cerita dari tubuh yang pernah ingin pergi
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Wibu Garis Keras
  • J AND THE SUNSET
  • River Flows In U √
  • Dear of Natasya

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo