Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Halu
  • WpView
    Membaca 5
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 11, 2020
WpInfo
Non-fiksi
" mass, ayo sarapan dulu...sebelum berangkat!! "(Pintaku) "Iyaa adek, bentar lagi ya...mas masih memeriksa berkas-berkas nya. "(Ucap nya dari dalam kamar) " Oh iya mass, ini kopinya di atas meja juga ya...adek mau ke kamar mandi dulu." "Iya sayang, nanti diminum. " Tak lama setelah aku dari kamar mandi, aku tak melihat suamiku di kamar lagi, di meja makan pun tak ada. "Ihh mas kemana si, masa udah berangkat kerja. "(Gerutuku) "Lha ini, makanannya belum dimakan....kopinya juga belum, ihh kemana si " Aku mencari nya dimana pun tak ada, kemudian tak sengaja aku melihat ada anak kecil yang sangat imut bersama orangtuanya sedang berjalan-jalan dan menyapaku. "Assalamualaikum mbk, selamat pagi !! (Sapanya) "Waalaikumussalam, pagi juga....uuhhh putrinya cantik dan imut banget."(ucapku) "Hehe iya mbak, baru umur 6 bulan.....ya udah ya mbak mau lanjut jalan dulu."(sahutnya meninggalkan ku) Tiba-tiba..... "Hayoo liat apa?? "(Tanya mas mengejutkan ku) "Ehh mass, enggak itu lho ada anak kecil...lucu deh hehe. "(Jawabku cengingisan) "Oalah ya nanti kita buat "(canda suamiku) "Ihh apaan sih mass, btw tadi mass kemana kok adek cariin gak ada ?? "(Tanyaku mengalihkan pembicaraan) "Hhmm, tadi habis dari warung dek...beli materai...maaf ya lupa gak izin."(jelasnya) "Ohh iya mass gak papa kok, tapi mas belum sarapan kan ??"(tanyaku) "Hehe iya, bekalin aja dek....soalnya mas buru-buru"(ucapnya mengajak ku masuk) "Emm.....iya deh mas" Setelah aku menyiapkan bekal untuknya, dia pamit untuk pergi kerja. "Dek mass pergi ya "(ucapnya dan langsung memeluk serta mencium keningku) Aku hanya senyum malu dan ternyata pipiku kemerahan. "Hhmm cie cie yang tersipu malu, sampai merah gitu pipinya....makin gemesz dehh."(ucapnya dengan mencubit pipiku) Dan ternyata aku merasakan sakit yang luar biasa, bukan dipipiku tapi ditelingaku... "Ehh, banguun....banguun, anak perawan kok habis sholat shubuh tidur lagi !! ~Dan ternyata aku bermimpi lagi~ Begitulah cerita haluku, hehe.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Bunda taehyung~~KOOKTAE
  • Pretty Careless
  • Hai Januari
  • KANG ADI SEKSI
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Love in Difference
  • Jejak wasiat kakakku
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)

Angin yg berhembus lembut di pipi disertai dengan suara adzan subuh yg telah berkumandang yg membuatku terbangun dari tidurku dan langsung bersiap siap untuk mengambil air wudhu dan setelah itu aku langsung memakai mukenahku dan turun menghampiri keluargaku yg sudah menungguku di musholah rumah,tangga demi tangga rumah yg kuturuni membuat semua keluargaku melihatku ,aku tersenyum sipuh sambil merasa malu yg membuatku harus berjalan sedikit cepat karena azan yg sudah selesai dikumandangkan,kami pun langsung mengerjakan sholat subuh berjamaah.setelah sholat subuh kami pun langsung menyetor ayat al- quran sedangkan bunda dan kakak iparku menyiapkan serapan untuk kami . Ayah mengajari kami tajwid demi tajwid yg ada di dalam al-quran ,sedangkan adikku yg menjengkelkan itu mengejekku dari belakang ayah yg membuat ku geram dan ingin sekali memberi pelajaran padanya ,tapi...apa boleh buat dia berada pas dibelakang ayah jika aku memberi dia pelajaran sekarang ayah pasti memarahiku ,karna kata ayah "kalo kita digangguin atau dihina orang lain anggaplah itu sebagai cobaan yg diberikan Allah Swt untuk mengecek seberapa kuat iman kita ". itu sebabnya yg membuat ku tetap bersabar jika aku digangguin oleh adikku yg menjengkelkan itu .setelah setoran ayat suci al-quran ayah pun langsung menuntun kami untuk berdoa ,disaat aku sedang berdoa tiba-tiba ada yg membisikkan ku "jangan lupa doain jodoh kakak biar bisa cepet ta'arufan ".aku langsung melihat kearah bisikan itu dan melihat adikku tepat ada di sebelah ku ,ketika aku melihatnya dia berpura pura berdoa dengan khusyuk . huffff.....sangat menjengkelkan (lekatku dalam hati)sabar....sabar....humairah.....(tambahku dalam hati)doa yg dipanjatkan oleh ayah pun selesai kami semua langsung berbaris rapi sambil menunggu untuk menyalam dan mencium tangan ayah .

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan