

![Living with Brothers [TAMAT]✓](https://img.wattpad.com/cover/280849731-256-k737992.jpg)


![ELZEAN [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/335707561-256-k386548.jpg)

![ALEXA [ GENGSTER GIRL] [END ]✓](https://img.wattpad.com/cover/273154885-256-k388504.jpg)
![Psychopat [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/331830624-256-k875214.jpg)
![KIARA [END]](https://img.wattpad.com/cover/355113398-256-k588706.jpg)
"Bangsat. Lepaskan! Dia anak loe tapi bisanya loe buat gitu!" orang yang ditusuk Reza adalah Bara yang tiba-tiba muncul diantara dia dan Roy. Barapun terjatuh dan Reza memapahnya. Reza gemetaran melihat Bara yang sekarat di depannya. Sementara Roy malah tertawa. "Mampus loe!" Roy melayangkan pisaunya tanpa persiapan Reza tak bisa menghindar. Reza mematung dan terdiam, Bara lagi-lagi yang kena tusuk. "Ayah, jangan!" Ucap Bara dengan darah yang keluar dari mulutnya. Bukannya kasihan Roy malah mendorong pisaunya. Melihat itu Reza langsung memegang lengan Roy untuk menahan pisau masuk lebih dalam. "Dia anak loe kenapa loe tega?" Kesadaran Bara hampir hilang. Matanya menatap keduanya dengan sayu. *Brakk* Seseorang langsung memukul Roy sehingga Roy melepaskan tangannya yang memegang pisau. Orang yang memukul Roy adalah Alex. Alex langsung meringkus Roy yang masih mau menyerang. "Bara ... Bara ... bertahan ya!" Ucap Reza namun sayup-sayup Bara hanya mendengar suara yang amat kecil. "Andaikan aku bisa memilih, aku tak mau hidup begini!" ucap Bara dalam hati sebelum matanya menutup.
More details