We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DREAM MODE

DREAM MODE

  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ini bukan tutorial meranjang busana fashion. Ini hanya cerita seorang gadis dengan prinsipnya sendiri mencapai mode kelas atas. ______________________________ " dari mana, gue gak kemana mana, always in your heart " " Ok, buktiin klo emang benar " " Siapa takut " Liam menatap Rasya dengan tatapan menantang " emang Lo bisa stay di gue,walau tanpa status Lo pacar gue " " Bisa dong, cuma komitmen doang mah gampang " Rasya menatap remeh. " Komitmen itu susah Rasya " " Gampang bagi gue " Rasya mempertegas. " Ok, buktiin kalo bisa " " HARUS BISA! " Tokoh IG @syaarenata @liamdholan_31
All Rights Reserved
#139
rasya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dalam Diam(End)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • DIKANESHA
  • The Housekeeper
  • VIA-AMARA
  • Not Me & Not Mine
  • Be Yours
  • Someone You Can't Have (JENLISA) ✓
  • BETTER THAN THIS - TERBIT (Seri Pertama Always)
  • My best friend is my Husband || JL

Sequel cerita Wattpad Khadijah dan senyum Khatan Khayla terlahir tanpa kemampuan berbicara, tetapi itu tidak membuatnya lemah. Dengan bahasa isyarat, ia belajar berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Namun, tidak semua orang bisa menerimanya. Sejak kecil, ia kerap menghadapi ejekan dan perundungan, hingga hanya ada satu orang yang selalu berdiri di sisinya Rafi. Bagi Rafi, Khayla bukan sekadar sahabat. Ia adalah seseorang yang ingin selalu ia lindungi, meskipun perasaan yang tumbuh di hatinya tetap ia simpan rapat-rapat. Namun, semua berubah saat Bram, teman lama mereka, kembali di SMA. Kehadiran Bram membuat Rafi menyadari sesuatu yang selama ini ia abaikan-rasa cemburu yang perlahan menguasai hatinya. Di sisi lain, Khayla harus menghadapi Nadine, seorang gadis yang tidak menyukainya karena merasa Khayla menghalangi jalannya menuju Bram. Perundungan kembali menghantuinya, lebih parah dari sebelumnya. Tapi kali ini, Khayla tidak ingin hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin melawan, ingin membuktikan bahwa meskipun ia tak bisa bersuara, bukan berarti ia tidak bisa didengar. Ketika kata-kata tak selalu bisa diucapkan, dapatkah cinta tetap tersampaikan? Atau justru akan terus terpendam dalam diam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines