Narasi Jenna | Lee Je-no

Narasi Jenna | Lee Je-no

  • WpView
    Reads 11,949
  • WpVote
    Votes 770
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 3, 2022
❝Tidak semua cerita dapat selesai dan berakhir bahagia, seperti Jeno Kalan Akasa ...dalam ekspektasi Jennaira Auzora❞ "Ayo pacaran." Naira menatap datar Jeno yang hanya diam membeku tanpa berniat membalasnya. • Jeno tidak berharap memliki pacar, tidak berharap makan cokelat setiap hari dan tidak berharap disanjung guru. Ia hanya ingin belajar dengan serius supaya dapat pekerjaan lebih baik dari sekedar menjadi kasir toserba. Prinsip Jeno, penampilan boleh urakan, yang penting isi otak dan akhlak nggak berantakan. Cerita ini tentang Jenn yang sampai kapanpun tidak akan pernah berhenti menyukai Jeno, menjadikan Jeno alasan setiap kebahagiannya.
All Rights Reserved
#668
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Love Became a Memory
  • Meet Again .
  • Posesif-nim | JENO KARINA
  • Bucin Persecond
  • I'm a (play) Girl [END]
  • Run Away
  • Fake Love Or True Love?(Vsoo) And✓
  • 'ɪɴ ᴍʏ ᴅʀᴇᴀᴍ...~𝙹𝚎𝚗𝚁𝚒𝚗𝚊 (𝐂𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞𝐝) ✅
  • The Story of Philosofia (Bluesy)
  • Shorts: Lee Cute Jeno [Selesai]

(COMPLETED) Galleo Ravindra Arjuna, anak dari keluarga basket legendaris, hidup di bawah bayang-bayang nama besar orang tuanya. Di sisi lain, Elara Aeris Ganeswara, anak seniman terkenal, tumbuh dengan kebebasan dan dunia penuh warna. Ketika keduanya bertemu, dunia mereka yang bertolak belakang mulai berbenturan. "Kenapa sih kamu selalu sibuk sama basket? Apa aku nggak cukup penting?" protes Elara, matanya penuh kekecewaan. "Bukan gitu, El. Aku cuma... ini tanggung jawab aku juga. Tapi kamu harus tahu, aku nggak pernah ngelupain kamu," jawab Galleo lembut, mencoba menenangkan. Tapi apa jadinya ketika perbedaan mimpi dan gaya hidup mereka mulai menguji hubungan? Saat tawa berubah menjadi debat, dan cinta dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit, keduanya harus belajar untuk saling menerima, atau menyerah. "Aku nggak mau jadi prioritas kedua, Gal." "Dan aku nggak mau kehilangan kamu." Bisakah Galleo dan Elara menemukan cara untuk menyelaraskan dunia mereka? Atau, apakah perbedaan mereka terlalu besar untuk dijembatani? Sebuah kisah tentang cinta, konflik, dan perjuangan untuk memahami satu sama lain di tengah segala perbedaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines