RAPUH [On Going]

RAPUH [On Going]

  • WpView
    Reads 1,110
  • WpVote
    Votes 300
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 2, 2021
RAPUH [NEW] [Welcome And Happy Reading All!] Cover By: Taryuni_ Keluarganya utuh, hanya saja perlindungan dan kasih sayang tak pernah berpihak padanya. Dari masih bayi-hingga menjadi dewasa, seperti sekarang, ia hanya mendengar kata-kata yang tak pantas ia dengar, setiap hari menyaksikan prabotan rumah yang tak karuan. Setiap pagi tidak ada ucapan manis dari Mama atau bahkan Papanya. Air dingin, sudah menjadi hal biasa yang menyengat kulitnya. Dingin, ya? Ah, sepertinya tidak lagi. Dipaksa menjadi yang terbaik, dipaksa untuk menjadi perempuan yang tidak pernah mengeluh. Sekali terlihat lemah, mereka akan semakin menyiksa. Rumahnya seperti neraka, apakah dunianya juga sama? Ya, sama saja, bahkan yang ini lebih mengerikan. Tak pernah memiliki teman, tenanglah ia sudah terbiasa. Tunggu, ada dua laki-laki yang selalu mengusik hari-harinya. Siapa dia? Rank 3 #mati rasa [26-02-21]
All Rights Reserved
#39
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA [REVISI]
  • CLOSURE ☑️
  • [√] Broken || Hwang Hyunjin
  •  SENYUM PENUTUP LUKA (On Going)
  • TERLAMBAT [TAMAT]
  • DEPRESSION
  • Neyralgis||On Going
  • ALFHALETT

Angka 17 seharusnya menjadi awal masa indah. Tapi bagi Alana, angka itu justru menjadi kutukan. *** Semuanya berubah sejak ibunya menikah dengan seorang duda yang memiliki satu anak laki-laki. Di malam ulang tahunnya yang ke-17, hidup Alana tak lagi sama. Malam itu merampas cahaya di matanya dan menggantinya dengan gelap yang tak kunjung usai. Sejak saat itu, hari-harinya berubah menjadi mimpi buruk. Alana Maribella, gadis yang riang dan penuh tawa mendadak membisu. Ia belajar menelan tangisnya sendiri, menyimpan luka, menahan takut, dan menutupi pedih hanya demi menjaga orang-orang yang ia cintai tetap tersenyum, meski dirinya sendiri perlahan hancur. Tak pernah ia sangka, hidupnya yang dulu ceria berubah menjadi labirin tanpa pintu keluar. Harapan yang dulu ia rajut kini terkulai, mati sebelum sempat mekar. Apakah Alana akan selamanya terperangkap dalam sunyi dan rahasia? Atau mungkinkah, di ujung luka yang tidak bertepi, masih ada secercah kebahagiaan yang datang tanpa diduga? . "Kalau lo cerita... gue bakal bilang, siapa yang godain duluan." *** #1 in youth #1 in tired . © 2020, Han Revisi 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines