CRAZY
  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 29, 2020
" Ngak lena bukan orang gila ". Alena Ditasya Cantika itulah namanya gadis cantik berpenampilan bak orang gila. " Lena ngak gila ngak " Air mata Alena turun begitu saja , ia berlari menjauh sambil terisak. " ma.. pa.. lena cape dihina terus , lena kangen mama sama papa " Alena terus berlari sambil sesekali menyeka air matanya . " kenapa mama sama papa pergi tinggalin lena , lena masih butuh kasih sayang kalian ma.. pa.. " Alena duduk di atas tong bekas yang terbalik . Aku ngak maksa kalian vote kok yangi penting baca aja dulu : )
All Rights Reserved
#29
luv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PUTRI ARABELLE DISELIMUTI AWAN
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • ALENCHA [END]
  • Geekyna (END)
  • Hati Yang Retak || Alwi Assegaf [End]✔
  • Alinka's Story! [Completo]
  • ANELKA CALVARY
  • You Are My Future
  • Weird Wedding ✓
  • dialah yang terbaik

Arabell yang masih diselubungi duka merasakan kebimbangan yang luar biasa saat ia kedatangan dua orang tamu yang tak dikenalnya sama sekali mengaku sebagai ayah kandung nya. Arabell terdiam mencerna apa yang dikatakan orang di depannya itu,memperhatikan berkas2 yang dibawa oleh orang tersebut dari buku nikah sampai akta lahir dia sendiri. Satu sisi ia menerima apa yang dikatakan mereka dan disisi lain ia menolak keras,mungkin saja kedua orang di depannya ini berniat jahat. Mereka mengaku sebagai keluarga membawa nya pergi kemudian menjualnya. ia bergidik ngeri memikirkan nasib kedepannya. "Apa kamu tidak mau memeluk adikmu Bima?" Thomas yang tau tatapan Bima menuju pada arabelle bertanya dengan senyuman. "adik!" seru Bima mengalihkan pandangan pada Thomas kemudian berganti lagi pada arabelle. "Adik ku hanya Mikael,adelard dan si curut itu. Aku gak punya adik perempuan dan bunda juga gak pernah melahirkan anak perempuan." Ujar Bima dengan santai. "Jaga bicaramu Bima!" Argani memperingatkan sang putra dengan tatapan yang serius. "kenapa? memang seperti itu kenyataan nya bukan." balas Bima dengan acuh kemudian berbalik meninggalkan meja makan. "Bim...."

More details
WpActionLinkContent Guidelines