Menerobos Dinding Kesunyian

Menerobos Dinding Kesunyian

  • WpView
    Reads 482
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 7, 2022
Kesunyian kian menjadi kawan dalam keramaian . Hati yang sunyi , menyembunyikan konflik batin seorang diri . meneguk secangkir kopi menelusuri ruang ilusi tak kunjung pergi ramai namun sunyi , sepi , sendiri . #PuisiPuisi #UntukYangTengahBergelutDenganKonflik #AmbilHikmahDariSuatuPerjalananHidup #PetikManfaatDariSetiapKalimatYangTertulisDibagian-bagianIni
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun di Ujung Daun (END)
  • Menanti dalam istiqomah
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • AURORA
  • Vous Me Voyez? ✔️
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  •  {REMAJA MUSLIMAH}
  • Damira (END)
  • Nasihat dalam Puisi
  • Pesan Dalam Kata

Aku melihat-mu dalam diam, Senyum-mu seindah langit sore, Membuatku terhanyut akan rayuan, Membuatku dilema akan sebuah rasa. Aku mengeja namamu dalam diam, Diam yang mampu membuatku asa, Kau tertawa di bawah langit senja, Sedang aku hanya bayang yang semu. Langkahmu, riuh di lorong waktu, Meninggalkan jejak di hati yang bisu, Aku menatap dari jauh, Menyulam rindu tanpa benang temu. Ah, mungkin memang begitu cara semesta bekerja, Menitipkan cinta tanpa meminta kembali, Menjadikan debar ini milikku sendiri, Sedang kau tetap menjadi kisah yang tak tersentuh...tapi selalu ada, ~ Rabunga Indah. Publish Start : 31 Januari 2025. Finish : 02 Februari 2025. DISCLAIMER ❗ Cerita ini, 70% berasal dari kisah nyata. Jadi, tolong jangan dicopas atau pun di plagiat. Walaupun tulisan keduaku ini masih kurang bagus dari segi penghayatan dan lain sebagainya. Tolong hargain, ya! Dan, cerita ini udah ada lama dari tahun 2022. Cuma, baru sempet publish sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines