Roman
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Mas aku boleh manggil kamu pake nama aja ga??" Kalau kata novel "Nyaman bisa di nilai dari bahasa formal dan tidaknya" nahh dia manggil aku Mb, aku disuruh manggil dia Mas, kan formal, berarti dia ga nyaman sama aku. "Kenapa??" "Gapapa aku pengen manggil nama aja, soalnya kan kita seumuran hehe" Padahal aslinya mahh aku gatau umur dia berapa, alesan aja aku nii...hehe. "Panggil Mas aja" "Loh kenapa?? Kamu kalo manggil si Ega Cuma pake nama, masa aku ga??" "Panggil Mas aja" Jawabnya tegas. "Yaudah lah." menyerah. "Itu tandanya aku respek sama kamu........." Awalan sederhana berubah menjadi sebuah kerumitan, yang diriku sendiri tidak sanggup menghadapi, ini kisahku dengan dirinya yang tak berujung.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • KISAH KITA (END)
  • Harapan Bunga Terakhir
  • Bersamamu
  • The Traffic-Stopper
  • Strong Girl Michella (END)
  • Love & Enemy
  • BarraKilla

(Update Setiap Hari) "Aku ini istrimu, bukan hiasan rumahmu. Tolong, sekali saja, perlakukan aku selayaknya seorang istri," pinta Kirana dengan nada suara serak. "Memangnya, selama ini, aku memperlakukanmu dengan buruk? Tidak, 'kan?" Satya berujar dengan raut wajah datar. "Kamu tidak pernah menganggapku ada," Kirana menatap nanar Satya, "kita makan di meja yang sama, tidur di ranjang yang sama. Tapi ... kita seperti orang asing." Satya hanya diam. "Aku tahu kamu membenciku dan menikahiku hanya untuk balas dendam, 'kan. Kamu ingin melihatku terpuruk, kan?" "Bukan." "Lantas apa? Lagi pula, kamu mencintai wanita lain dan sampai saat ini, kamu masih berhubungan dengannya. Bahkan, banyak orang yang mengagumi hubungan kalian. Kenapa tidak menikah saja dengannya?" "Kalau bisa, pasti. Tidak usah mencampuri hidupku. Seharusnya, kamu bersyukur, aku mau menikahimu." *** -Salah satu hal yang menyakitkan itu, adalah ketika dirimu memiliki suami, tapi tidak memiliki kasihnya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines