Unfamed
  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 10, 2020
bagaimana jika rupa menjadi tolak ukur manusia untuk layak di terima atau tidaknya dalam sebuah circle pertemanan dan juga percintaan? -Perbatasan Rupa- Satu yang harus kalian cerna dari kisah ini adalah bagaimana kita menghargai perbedaan. Bukan bermaksud untuk bertingkah ideologis, tetapi hanya mencoba sedikit menafsirkan makna relasi buruk di atas indah. Percayalah, kehidupan akan lebih berjalan seimbang dan seirama saat perbedaan itu kita hapus dan sama ratakan menjadi keberagaman. Cantik. Ya, siapa yang tidak ingin dianggap cantik? Tampan. Mayoritas kaum adam tidak terlalu peduli, kecuali mereka yang memang terlahir dengan sifat sedikit 'narsis'. Menyandingkan cantik dan tampan? Hm, sepertinya penguasa sedang berbahagia saat menciptakan takdir seindah itu. Sayangnya realita kehidupan begitu kejam menghukum takdirku. Biasa saja. Kedua gabungan kata tersebut begitu melekat dengan namaku. Jika ada yang bertanya, apakah kalian kenal Raisa? Saat mereka menjawab 'ya' dan penanya melanjutkan dengan 'kayak gimana orangnya? Cantik nggak?' pasti jawaban yang keluar adalah 'biasa saja' Dari mana aku tahu? Rahasia. Aku jadi berfikir. Makna dari 'biasa saja' disini, apakah menjadi pembatas antara cantik dan jelek? Cenderung cantik kah? Atau malah sebaliknya? Dan kenapa pula aku peduli dengan tingkatan menjengkelkan yang masih melekat kuat dengan pola pikir manusia jaman now? Kembali seperti kalimat pada paragraph kedua, siapa yang tidak ingin dianggap cantik?
All Rights Reserved
#242
cogan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Protector
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]
  • Love Makes Sad
  • Tobatnya 'Seorang' Buaya ✔
  • Trapped In Marriage [COMPLETED]
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • RAFA(Rain Rafa)
  • Oh, My CRUSH! (TAMAT)

"Arka!! Kembaliin gak tas gue?!! Jangan ampe gue depak lo ya sampe pluto!" Pekik seorang perempuan yang bernama rachel. "Hahahah! Mau dong! Enak adem, iya kan??" Balas arka dengan tampang menyebalkan nya. "ARKAA! SINI LO!" Rachel adistia razuma. Seorang gadis cantik, manis, pintar, namun galak. Ada kalanya, sebuah kisah pasti akan timbul masalah. Tetapi, kata masalah justru membuat orang lain sadar, bahwa tak ada kata sempurna di dunia ini. Sebuah masalah besar yang mengharuskan Rachel bertindak sesuatu, Rachel bukan orang yang lemah, Rachel sering beradu jotos, jadi buat apa takut sama yang namanya pukulan? Tetapi, dibalik sering bertengkar nya mereka, salah satunya memiliki perasaan lebih. Namun... Apakah mereka bisa bersatu? "Kalo gue takut sama manusia, lah berarti Tuhan gue anggap apa?" -Rachel Adistia Razuma- "Kecewa sama manusia itu wajar, tapi kalo kecewa sama hewan? Itu mah namanya bukan kecewa, tapi kecoak." -Arka Algatama-

More details
WpActionLinkContent Guidelines