Monochrome

Monochrome

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2020
Semuanya tentang Aria Kanigara yang secara tidak sengaja mewarnai kehidupan Samuel Benjamin Logan, seorang pemuda yang terkenal memiliki kharisma dan tentu saja, kaya raya. Semuanya tentang Samuel yang diam-diam menyimpan perasaan kepada Aria, tentang tawa dan senyum Aria yang diam-diam selalu Samuel suka, dan juga tentang sebuah kejadian dimana mereka saling bertemu untuk pertama kalinya. Gucciflix mempersembahkan sebuah kisah lagi, 𝗺𝗼𝗻𝗼𝗰𝗵𝗿𝗼𝗺𝗲 dan untuk kali ini saya akan konsisten untuk menyelesaikannya.
All Rights Reserved
#427
chaewon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Jejak Takdir Dan Cinta
  • HELLO DEAR
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN - TAMAT
  • Sebelah Luka
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • Retrouvailles

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines