Pecandu Syahwat

Pecandu Syahwat

  • WpView
    Reads 145,458
  • WpVote
    Votes 6,259
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 24, 2021
Di halaman sebuah kamar kontrakan, Maya, adik iparku menjambak dan menyeret seorang wanita yang berpakaian setengah telanjang, kemudian menghajarnya habis-habisan sambil melontarkan segala macam sumpah serapah. Sementara Aldi, suami iparku itu, sembunyi di belakang pintu tanpa sehelai benang pun melekat di tubuhnya. Menonton dua wanita berseteru memperebutkan burungnya yang kecil, sekecil nyalinya yang hanya sebesar biji ketumbar. Kerumunan warga asik menonton. Sepertinya tidak ada satu pun dari mereka berniat melerai. Takut kurasa, sebab Maya seperti kesetanan. Bahkan tadi ibunya, yang tak lain mertuaku, dan Mas Danar, suamiku, terpental saat mencoba menahannya. Sebisa mungkin aku berusaha menenangkan Qanita, putri semata wayang dari Aldi dan Maya. Remaja belasan tahun yang terpukul melihat keberingasan ibunya, juga kepecundangan ayahnya. Nita, begitu biasa dia dipanggil, gemetar dengan tangis tertahan dalam pelukanku. Hal ini seperti dejavu. Ya, ini bukan pertama kali terjadi. Aldi adalah pecundang yang berulang kali berselingkuh, dan Maya wanita tak berotak yang selalu menuntut keluarga, termasuk aku dan putrinya, agar ikut menuntut wanita-wanita selingkuhan si pecundang. Entah di mana pikiran dan nurani pasangan suami istri ini, hingga tega mempertontonkan kerendahan di hadapan semua orang, bahkan putri mereka sendiri. Berulang kali. Beberapa orang tampak sibuk merekam kejadian itu dengan ponsel pintar, hingga akhirnya Maya menceburkan si wanita ke parit yang ada di pinggiran kontrakan. Dan, adegan penyiksaan pun sepertinya selesai.
All Rights Reserved
#8
twistending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • My Boss My Husband
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • DUGA (TERBIT)
  • Kami yang Berdosa
  • JATUHNYA CATATAN MALAIKAT RAKIB (TAMAT)
  • Bukan Istri Pura-pura
  • Canvas of Love (Tamat)
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • INCANTO (Tamat)

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines