Story cover for Pop the Question by sephturnus
Pop the Question
  • WpView
    Reads 335,185
  • WpVote
    Votes 47,848
  • WpPart
    Parts 34
  • WpView
    Reads 335,185
  • WpVote
    Votes 47,848
  • WpPart
    Parts 34
Complete, First published Jul 13, 2020
R: 16+ (Terdapat beberapa umpatan kasar dan adegan ciuman)

PART LENGKAP ✓

#1 BADASS LOVE SERIES 

***

Memiliki paras menawan, tubuh indah, serta daya pikat yang kuat, menjadi alasan Oceana Listya untuk bangga pada dirinya sendiri. Siapa bilang cuma lelaki yang jago bermain perasaan? Jangan remehkan dirinya! Satu dari seribu pria yang didekati pasti berakhir menjadi teman kencan, namun tidak satu pun ada yang mampu meluluhkannya! 

Terbawa perasaan? Artinya kamu pecundang.

Sampai ketika sebuah 'kecelakaan' sukses membuat Oceana menerima uluran tangan dari Drummer seksi nan menawan-Obelix Miguel, yang ternyata adalah makhluk tambun menyebalkan dari masa kecilnya dan merupakan tetangganya sendiri.

Hal itu membuat Oceana dan Obelix sering bertemu dan hubungan mereka pun kian dekat, hingga akhirnya menimbulkan rasa nyaman.

Sayangnya, mereka lupa akan istilah, pria dan wanita tidak pernah bisa menjadi sahabat.

Lantas, siapa yang akan berakhir menjadi pecundang?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Pop the Question to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Shilly-Shally cover
MEET CUTE [COMPLETED] cover
Say Bye cover
RUMPANG (COMPLETED) cover
Stuck With You cover
Cat Fight  [COMPLETED] cover
Reputation Rescue cover
Clarity  cover
RETAK [END] cover

Shilly-Shally

82 parts Ongoing

PDKT sama Maretta, jadiannya sama Feby. Meski tahu Januar menyukai cewek lain, tapi Feby tidak menyerah untuk membuat lelaki itu menyukainya. Dia melakukan segala cara untuk menarik perhatian Januar. Namun, sekeras apapun Feby berusaha, dia akan selalu kalah dengan Maretta. Kecantikan dan kepopuleran Feby tidak berarti apa-apa bagi Januar. Dia lebih menyukai Maretta, cewek incarannya sejak lama. Di saat tinggal sedikit lagi dia bisa jadian dengan Maretta, sahabatnya malah membuatnya harus jadian dengan Feby. Berpacaran dengan Januar nyatanya tidak mengubah apapun. Feby tetap kalah dengan Maretta. Hingga akhirnya dia berpikir kalau dia pantas mendapatkan seseorang yang lebih dari Januar.