DREAM-Y
  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2020
Bercerita tentang ARADAN yang kabur dari ibunya karena rasa takut sebuah perjodohan. ARADAN mulai menjalani hidupnya dengan bantuan teman SMA nya dulu, walau berhasil kabur dari perjodohan ternyata REYNO pria yg dijodohkan dengannya tidak akan perna melepaskannya. akibat perjodohan itu pun sisi kelam ARADAN perlahan kembali, yang membuatnya kembali kemasa keritis, sampai dia bertemu CHAIRIl dokter yang memiliki kemampuan diatas rata-rata dan penampilan yang sempurna. "Reyno: ara kamu bisa menunggu sebentar saja, aku akan segera menemuimu." "Ara : chairil apa kamu bisa menolong ku ??" "Chairil : aku sudah berjanji, akan selalu ada buat kamu. "
All Rights Reserved
#48
lovestrory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Heart & Vein END
  • CINTA DALAM KELABU
  • Arranged Marriage (RANIA) [COMPLETED]
  • PELABUHAN HATI
  • KAPAL ARDIN (END)
  • My Doctor is My Husband(TAMAT)
  • Bad Boy Erlangga

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines