SEAVARION

SEAVARION

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
(VOXTEAM SERIES 1) "satu diantara kami rapuh, semua dari kami akan membunuh" -VOXTEAM ────────────────────────────────────── Sea harus menerima kenyataan bahwa hubungan 1 tahun 6 bulannya benar benar hanya tinggal kenangan. Askar yang notabennya adalah pacarnya sekaligus menjabat sebagai ketua gang, meninggal di hari dimana seharusnya 3 hari lagi voxteam open member besar besaran. Lalu jika ketua gang nya saja tidak ada, bagaimana nasib voxteam kedepannya? "Voxteam ga akan bubar" -Regar Pada saat Hari dimana voxteam sedang melalukan voting untuk menentukan ketua gang baru. Di hari yg sama ada anak pindahan di SMA Antariksa yang wajahnya mirip sekali dengan Askar, namun sifatnya bertolak belakang. Banyak yang bilang bahwa Askar sebenarnya tidak meninggal dan murid baru itu adalah Askar yang sedang menyamar, tak sedikit juga yang bilang bahwa mungkin Askar memiliki kembaran tapi selama ini tidak pernah dikenalkan ke teman temannya? yang benar yang mana? Cerita kali ini tentang misteri, di bumbui percintaan sekaligus juga pengorbanan perasaan bahkan pengorbanan nyawa.
All Rights Reserved
#369
sea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sinonim [Completed]√
  • AKSELIO (TERSEDIA DI KARYAKARSA)
  • AZURA
  • ARKANJESICA (END)
  • Jati dan Cendana
  • Just, Devan
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • Possesive Playboy
  • Impossible

[REVISI] Dua makhluk absurd yang mempunyai banyak persamaan, sifat yang hampir mirip, prilaku sangat mirip. Yang membedakan hanya satu, yaitu mereka berlawan jenis. "Lo kapan warasnya sih?" Tanya Azril pada Vea yang sudah mengacak-acak kamarnya seperti kapal pecah. "Ngapain lo nanya-nanya? Udah merasa waras?" Sinis Vea yang sedang duduk di atas meja belajar Azril sambil memainkan ponselnya tanpa sedikitpun berniat menoleh pada Azril. Kakinya ia selonjorkan di kursi dekat meja belajar itu. Azril mengacak-acak rambutnya frustasi. Bagaimana bisa dia betah berteman dengan Vea dari kecil? "Yek?" Panggil Vea pada Azril dengan suara yang dilembut-lembutkan. Azril menatap Vea dengan kening mengkerut "Bagi duit dong?" Vea menyodorkan tangannya sambil cecengesan tanpa dosa. Azril mengambil kaos kaki yang berada tepat di bawah meja belajarnya lalu menempelkan tepat di wajah Vea, "Makan nih duit!!" Penulis Amatir yang penuh dengan imajinasi absurd😄

More details
WpActionLinkContent Guidelines