Playing With Destiny

Playing With Destiny

  • WpView
    Reads 482
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
Saat Yuda hendak menyatakan cintanya pada Sakura, takdir malah menggiringnya kepada Tresna. Memaksanya masuk ke dalam kisah yang tidak disengaja. Sepertinya takdir memang ingin bermain-main dengan Yuda.
All Rights Reserved
#15
sakuramiyawaki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi
  • ANNOYING MAN IN OFFICE
  • [√] fall in you ㅡ yuta ft. yena
  • with you-Jjaehyun ✔
  • My Page - Complete
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔
  • Loving Nakamoto Yuta [✔]
  • Moira - Jenjae / Nohyun (Completed Story Plus Sequel)
  • SAVE ME ft. YUTA NAKAMOTO

Segala sesuatu tentang Jakarta itu mengagumkan dan menyenangkan, meski hanya sesederhana gemerlap lampu pada gedung-gedung tinggi yang menyala ketika langit mulai menggelap, sesederhana polusi dan kemacetan jalanan yang sebenarnya membuat jenuh namun malah membuatku girang sebab mendapatkan kesempatan lebih lama untuk berduaan dengannya ditengah kepadatan itu, lalu sesederhana ketika aku berkesempatan untuk mempelajari banyak hal modern dari dia yang bersedia membawaku mengelilingi kota ini dengan mobil atau motor mewahnya. Namun sepertinya yang membuat kisahku menarik bukan hanya Jakarta dan semua hal keren yang ada di dalamnya, melainkan juga kehadiran seorang pemuda tampan bernama Gentala Wiguna yang pemarah dan sering mengejekku kampungan. Kalau saja aku tidak mengikuti garis takdirku untuk pindah ke kota dan lebih memilih menetap di kampung halaman, bukankah artinya kisah antara Gentala Wiguna dan Ayana Lastri benar-benar telah berakhir seiring dengan kembalinya Genta ke kota dan hilangnya sosok itu dari ingatanku bertahun-tahun lalu? Lantas... sebenarnya kisah ini dimulai sejak hari kepindahanku dari kampung halaman ke Jakarta pada tahun 2025 ini, atau sudah sejak bertahun-tahun lalu lamanya tanpa aku sadari? ©aurorainvale, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines