The Divine Anime System

The Divine Anime System

  • WpView
    Reads 5,351
  • WpVote
    Votes 564
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2020
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Setiap hari hidup monokromatik untuk Seig, orang-orang yang melewatinya tampak sama. Tidak ada warna. Tidak ada suara. Semuanya suram. Dia dianggap sebagai orang buangan karena pandangannya yang kosong di matanya membuatnya tampak mati. Hingga, pembantunya menunjukkan serial anime kepadanya. itu adalah ledakan warna yang membawa kehidupan ke matanya. Sejak saat itu ia selalu ingin menjadi seperti karakter utama, membuat penonton terlihat kagum saat mereka memamerkan kekuatan mereka. Bahkan ketika dia diganggu karena menyukai anime, dia tetap memiliki pandangan positif dengan menonton anime. itu semua terbayar ketika dia meninggal sebagai pahlawan dan diberi hadiah dengan sesuatu untuk membantunya mencapai mimpinya di dunia lain. Ini adalah fic fan yang saya tidak memiliki serial anime yang mungkin saya sebutkan dalam fiksi saya. Juga ini adalah pertama kalinya saya menulis cerita jadi harap bersabar dengan saya . Sumber: Webnovel ----------‐--------------‐--------------------‐- Jika Kalian suka novel ini jangan lupa untuk klik tombol vote. Enjoyy selamat membaca
All Rights Reserved
#356
system
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Limited Time Antagonist [END]
  • A Happy Ending for the Protagonist [COMPLETE]
  • Pelita Di Tengah Malam: Langkah Di Bawah Sang Rembulan
  • I Just Want To Deliver a Normal Takeaway
  • I Just Want To Deliver a Normal Takeaway (III)  [END]
  • 7 Ancient Artifacts
  • ▓⟭▶▷ツcan i be a hero without Quirk?ツ◁◀⟬▓ [BNHA X OC!]
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)

Seharusnya Adara tahu kalau semesta tak akan sudi membiarkan bahagia singgah bahkan jika kebahagiaan terakhirnya adalah mati di bawah derasnya air hujan. Ia malah diberikan kesempatan untuk hidup kembali sebagai seorang gadis bangsawan yang akan dipenggal kepalanya esok hari. Sungguh lelucon konyol yang sangat ia benci. Adara sudah terbiasa dibenci. Sudah kesehariannya dimaki-maki. Ia sudah terlanjur mati rasa. Tapi, jika dipermainkan seperti ini untuk kesekian kali, memang manusia mana yang akan tahan?! Lepaskan kemanusiaan dan akal sehat yang tersisa. Ini saatnya kita hancurkan para manusia kurang ajar dan takdir memuakkan yang tertoreh untuknya. Sudikah kamu mengikuti kisahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines